Ketua Asosiasi Kepala Desa (AKD) Sumenep, Imam Idhafi

Sumenep, (Media Madura) – Kepala Desa (Kades) di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, meminta pemerintah menaikkan gaji mereka. Alasannya, besaran gaji yang diterima selama ini tidak sebanding dengan tugas dan resiko sebagai Kades. 

Ketua Asosiasi Kepala Desa (AKD) Sumenep, Imam Idhafi mengatakan, besaran gaji seorang Kades saat ini hanya sebesar Rp 1,4 juta. Sementara di sisi lain, tugas dan tanggung jawab yang diemban dalam mengelola anggaran DD-ADD ada yang Rp 1 Miliar lebih.

“Kalau boleh dibilang, antara hak dan kewajiban yang diterima Kades tidak seimbang, padahal Kades memiliki resiko tinggi dalam hal pengelolaan DD-ADD,” ungkapnya pada awak media.

Idhafi mengatakan, fungsi dan tugas Kades khususnya dalam mengelola DD-ADD sangatlah rumit, mulai dari perencanaan, penyusunan dan pelaksanaan sampai pertanggung jawabannya. 

Bahkan bukan tidak mungkin, seorang Kades selalu menjadi sorotan penegak hukum ketika dalam pelaksanaan dan pertanggung jawaban DD-ADD dinilai tidak sinkron, belum lagi tugas-tugas lain seperti pendistribusian Rastra yang juga rawan implikasi hukum.

“Kalau bisa, tolong lah pemerintah bersikap lebih adil kepada Kepala Desa agar nantinya bisa bekerja secara maksimal,” pintanya.

Disamping itu, Kades juga meminta pemerintah menerapkan aturan secara proporsional, seperti kewajiban setiap desa memasang baliho. Menurutnya, jangan hanya pemerintah desa saja yang diwajibkan, tetapi instansi lain pun juga diharuskan. 

“Semua instansi kan juga punya anggaran besar, tidak hanya desa, harusnya semuanya diwajibkan pasang baliho dong, jangan hanya desa yang diobok-obok,” tuntutnya.

Ditempat terpisah, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumenep, Ahmad Masuni mengaku, pihaknya memang sempat mengusulkan kenaikan gaji bagi kepala desa dan perangkatnya. Namun, ketika dilakukan penghitungan ternyata cukup besar menyedot keuangan daerah.

“Tapi kita akan coba cari solusinya, bagaimana kesejahteraan yang diterima kepala desa sebanding dengan tugas dan kewajiban yang diemban,” tandasnya. 

Reporter: Rosy
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan