Pamekasan, 5/8 (Media Madura) – Mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Negeri (STAIN) Pamekasan, Madura, Jawa Timur Imam Hamidi (22), ditemukan gantung diri, Sabtu (5/8/2017) pagi.

Adapun tempat kejadian perkaranya (TKP) di kamar mandi Kantor Desa Lenteng, Kecamatan Proppo, Mahasiswa yang melaksanakan Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) itu ditemukan sudah dalam keadaan tak bernyawa.

Aksi nekat mahasiswa aktif jurusan Ekonomi Syariah STAIN Pamekasan itu, diperkirakan sudah direncanakan. Ia ditemukan gantung diri berdasarkan kecurigaan sejumlah temannya. Lantaran korban pamitan mengambil wudhu’ sekira pukul 02.30 Wib.

Namun, hingga pukul 05.30 Wib korban tak kunjung keluar dari kamar mandi. Lalu teman-teman korban langsubg mendobrak pintu, karena saat didatangi dan diketuk pintu tak menyahut.

“Akhirnya pintu kamar mandi bisa dibuka dan ditemukan korban sudah meninggal dunia dengan cara gantung diri,” ungkap salah seorang teman korban.

Pihak kepolisian, sudah melakukan olah TKP dan mencari data terkait motif kejadian tersebut, namun diduga kuat, Imam Hamidi gantung diri karena faktor kondisi psikologisnya. Dirinya punya riwayat depresi dan gagar otak ringan. Kepergian korban membuat teman-temannya histeris sekaligus berduka.

Reporter: Rifqi
Editor : Arif

Tinggalkan Balasan