Gempar…! Video “Gituan” Berbahasa Madura Menyebar di Pamekasan

Pamekasan, 1/7 (Media Madura) – Warga Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur kembali digemparkan dengan beredarnya video adegan mesum berbahasa Madura. Video yang diperankan seorang laki-laki dan perempuan itu beredar melalui media sosial WhatsApp (WA), Selasa (1/8/2017).

Dalam video itu pemeran laki-laki hanya menggunakan baju koko warna putih, sementara pemeran perempuannya menggunakan kaos warna pink kombinasi putih.

Video berdurasi 46 detik yang menampilkan adegan hubungan seorang pasangan layaknya suami istri itu seakan memang sengaja direkam oleh seseorang yang berada disampingnya.

Dalam dialog yang menggunakan bahasa Madura itu, pemeran perempuan seakan dipaksa melayani nafsu bejat pria itu, namun si perempuan yang keliahatan masih belia tidak mampu malawannya.

Dari logat bahasa yang digunakan keduanya, mirip bahasa daerah bagian barat Madura. Si perempuan berupaya melawannya dengan meminta agar dirinya dilepaskan, serta menutup wajah lantaran tidak mau disorot kamera saat adegan layaknya suami istri itu berlangsung.

“Neng-neng kakeh, Elluk (berhenti kamu, jangan)”, kata perempuan tersebut sambil berusaha bangun dari posisinya yang terlentang.

“Elluk kah (jangan),” serunya seraya menutup wajahnya dan menangis.

Kemudian berbicara si laki-laki berbicara kepada si perempuan sambil meneruskan adegannya. “Enjek lok kerah apa rapah (gak, gak akan kenapa-napa),” katanya. Si perempuan pun menjawab “Enjek (tidak),” sambil berusaha bangun.

Reporter: Rifqi

Tinggalkan Balasan