Pamekasan, 7/7 (Media Madura) – Jika sebelumnya poros perubahan hanya terdiri dari Empat Partai Politik, yakni Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Partai Golongan Karya ( Golkar) dan Partai Amanat Nasional (PAN), kini poros ini bertambah satu lagi yakni Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Bergabungnya partai tersebut membuat komposisi poros baru ini semakin besar dan menjadi kekuatan politik yang cukup besar pada Pilkada mendatang.

Dengan bergabungnya PKS, koalisi poros perubahan ini mempunyai sebanyak 20 kursi di DPRD Kabupaten Pamekasan. Dengan rincian, PBB sebanyak 5 kursi, PAN 5 kursi, Golkar 4 kursi dan Gerindra 3 kursi dan PKS 3 kursi. Sementara jumlah kursi di DPRD Pamekasan sebanyak 45 kursi.

Sekretaris DPD PKS Kabupaten Pamekasan, Muhammad Alim menuturkan, partainya memutuskan untuk masuk dalam poros tersebut karena mempunyai kesamaan visi untuk kemajuan Pamekasan yang lebih baik.

“Karena itulah PKS menjadi bagian dari poros perubahan ini untuk Kabupaten Pamekasan,” katanya dalam pres rilis di salah satu rumah makan di kabupaten tersebut. Kamis (20/07/2017) sore.

Dalam pertemuan yang dihadiri langsung oleh Ketua DPC PBB Suli Faris, Ketua DPC Partai Gerindra A. Agus Sujarwadi, Ketua DPD Partai Golkar Rize Ikhwan Muttaqin dan Ketua DPD PAN Heru Budi Prayitno itu, untuk merumuskan visi-misi poros perubahan untuk membangun Pamekasan kedepan.

Ketua DPC PBB Pamekasan Suli Faris yang menjadi juru bicara usai pertemuan pimpinan Parpol tersebut menuturkan, poros perubahan terbentuk atas keinginan besar masyarakat yang menginginkan perubahan kekuatan politik baru.

“Kami juga melihat ada keinginan dari masyarakat untuk berubah, masyarakat menginginkan suasana baru, sehingga poros ini tercipta,” katanya kepada wartawan.

Masuknya PKS itu, kata ketua DPC Partai Gerindra Pamekasan A Agus Sujarwadi, akan menambah energi baru bagi poros tersebut.

Pertemuan 5 partai tersebut digelar dalam rangka menyusun visi-misi poros perubahan untuk konsep pembangunan Kabupaten Pamekasan lima tahun kedepan.

Reporter : Arif
Editor : Zainol

Tinggalkan Balasan