Sumenep, 18/6 (Media Madura) – Nasib Umar Fadil (48), warga Dusun Ginyang, Desa Taman Sare, Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur berakhir sangat tragis. 

Pria bertitel haji itu dihakimi massa saat aksinya di Dusun Temor, Desa Lapa Taman kepergok pemiliknya dan diteriaki maling. 

“Sekitar pukul 00.30, Umar Fadil masuk ke rumah warga hendak mencuri. Namun aksinya itu kepergok pemiliknya,” kata Kabag Humas Polres Sumenep, AKP Suwardi dalam keterangan persnya, Minggu (18/6/2017).

Mendengar teriakan maling, warga pun berhamburan menuju sumber suara dan langsung berusaha melakukan penangkapan dengan mengepung lari tersangka. 

“Ketika tertangkap, emosi warga tak terkendali, hingga tersangka dihakimi,” sambung Suwardi. 

Menurut informasi di lapangan, massa yang sudah kehilangan kesabaran menghakimi tersangka dengan cara memukuli, mengikatnya dan menyeretnya hingga 1 km. 

Bahkan, massa nyaris membakar tersangka hidup-hidup. Akibat luka parah yang diderita tersangka, ia pun meninggal saat massa mengikatnya di sebuah pohon.

“Saat ditangkap massa, dia (Umar Fadil) belum sempat membawa barang curian,” tutur ssalah satu warga setempat yang namanya enggan dimediakan. 

Dan ternyata, tersangka merupakan residivis pencurian motor dan hewan. Sebab, catatan kepolisian menyebutkan, tersangka sudah tiga kali masuk penjara karena kasus tersebut. 

Reporter: Rosy
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan