Sampang, 20/4 (Media Madura) – Pria berumur 40 tahun asal Dusun Cangak, Desa Tamberu Barat, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang, nekat berbuat onar dengan menyebetkan sebuah celurit hingga mengenai dua orang korban dan mengalami luka cukup parah.

Belum diketahui pasti penyebab peristiwa penganiayaan itu. Diduga pelaku berinisial MR terpengaruh akibat obat-obatan terlarang jenis narkotika.

Kejadian berawal, pada pukul 16.30 WIB Rabu (19/4/2017) kemarin di Desa Tamberu Barat. Saat korban inisial R (50) memperbaiki spanduk di depan toko miliknya. Seketika itu, pelaku langsung menyebetkan celurit dari arah belakang mengenai leher dan kepala korban.

“Tidak tahu kenapa tiba-tiba pelaku menghampiri korban membawa celurit langsung disebetkan ke korban sampai luka robek di leher dan kepala bagian belakang. Memang selama ini pelaku dikenal suka barang narkotika,” ujar Ali salah satu tetangga korban, Kamis (20/4/2017).

Usai menganiaya R, pelaku melarikan diri dan masuk ke rumah korban kedua, inisial A (35). Kejadian sama itulah terjadi di dalam rumah. Namun, tak mau banyak memakan korban. Warga sekitar dibantu orang tua pelaku, mengamankan MR dengan cara mengikat tangannya untuk diserahkan ke polisi.

“Korban A mengalami luka di tangan kanan sampai jari jempolnya putusnya, dan kedua korban dilarikan ke rumah sakit di Pamekasan,” jelasnya.

Terpisah, Kapolres Sampang AKBP Tofik Sukendar, membenarkan peristiwa penganiayaan mengakibatkan dua orang mengalami luka cukup parah. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap motif dibalik penganiayaan tersebut.

“Sementara kita masih dalami dulu, peristiwa ini mengakibatkan dua orang korban,” kata Tofik di balik pesan singkatnya.

Ditanya apakah pelaku dibawah pengaruh narkoba. Tofik mengaku masih belum bisa memastikan karena dalam proses penyelidikan.

“Kami masih melakukan penyelidikan, sampai saat ini belum menemukan adanya indikasi dibawah pengaruh narkoba,” tegasnya.

Reporter: Ryan Hariyanto
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan