Pamekasan, 18/4 (Media Madura) – Sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur lelet menyetor dukomen perencanaan proyek tahun 2017.

Kapala Bagian Adiministrasi Pembangunan Pemkab Pamekasan, Nur Hidayatul Firdaus mengaku ada sekitar 20 persen yang belum menyetor dokumen perencanaan proyek.

“Kami masih menerima 80 persen dokumen perencanaan dari OPD. Karena terdapat sejumlah OPD yang belum menyetor dengan alasan bermacam-macam,” katanya, Selasa (18/4/2017).

Dayat mengklaim, secara umum kelengkapan administrasi proyek rampung, termasuk dokumen perencanaan anggaran (DPA) dan verifikasi sudah selesai. Namun masih ada satu dua rencana anggaran biaya dan gambaran proyek yang belum.

“Setelah DPA dan verifikasi rampung, kami langsung mengembalikan kepada OPD terkait. Kemudian OPD yang bersangkutan menyerahkan kepada lembaga penyedia barang dan jasa (LPBJ),” tambahnya.

“Verifikasi itu cepat, mungkin akhir bulan ini sudah selesai semua. Jadi, dinas dengan LPBJ tinggal eksekusi,” sambung Mantan Kabag Umum Pemkab Pamekasan itu.

Namun demikian, pria yang pernah menjabat Camat Pamekasan itu tidak menyebutkan OPD yang belum menyetorkan dokumen tersebut. Alasannya, karena terbentur regulasi.

“Karena dinas itu khawatir ada pekerjaan proyek yang tidak sesuai regulasi, kalau kita ini hanya mengurus persoalan kelengkapan administrasi,” pungkasnya.

Reporter: Rifqi
Editor: Zainol

Tinggalkan Balasan