Pamekasan, 10/3 (Media Madura) – Kegiatan Jumat Bersabda (Bersih, Sehat, dan Bersepeda) dimanfaatkan oleh Bupati Pamekasan untuk mengunjungi sejumlah tempat, termasuk lokasi tempat pengolahan sampah yakni TPS3R yang terletak di Kelurahan Barurambat Timur, Kecamatan Kota Pamekasan. Jumat (10/03/2017) pagi.

Dalam kunjungan tersebut, bupati yang didampingi oleh sejumlah pejabat dan pimpinan SKPD melihat langsung pengolahan sampah yang diolah menjadi kompos.

Orang nomor satu di lingkungan Pemkab Pamekasan memang sangat peduli terhadap kebersihan lingkungan, dengan mendirikan sejumlah tempat pengelolaan sampah (TPS), termasuk di Kelurahan Jungcangcang yang mencakup pengolahan sampah di Kelurahan Cungcangcang, Parteker, Patemmon dan Desa Laden yang terdiri dari 16 RT dengan anggota 484 rumah tangga dan SMAN 4 Pamekasan.

“Pengolahan sampah ini harus terus kita dorong dan kita juga mengajak masyarakat untuk terlibat, sehingga Pamekasan bersih dan bebas banjir,” kaya Bupati Pamekasan Achmad Syafii.

Berdasarkan data Dinas Lingkungan Hidup (DLH), dalam sehari di Kabupaten Pamekasan, bisa menghasilkan sampah sebanyak 160 meter kubik.

Sampah-sampah tersebut merupakan sampah rumah tangga yang ada di Pamekasan. Apabila sampah tersebut tidak tertangani sengan baik maka akan menjadi persoalan besar.

Saat ini Pemkab Pamekasan juga telah mempunyai fasilitas pengelolaan sampah moderen, yakni sanitari landfill di TPA Angsanah. Sanitari Landfill sendiri merupakan tehnologi pembuangan sampah terkini yang pengoperasiannya minim resiko pencemaran lingkungan.

Sanitari landfill ini merupakan tekhnologi terkini dengan mempertimbagkan keselamatan empat hal, yakni manusia, tanah, air dan udara.

Sampah yang diolah di sanitari landfill itu merupakan sampah residu, yakni jenis sampah yang telah selesai diproses di tempat pengolahan sampah terpadu (TPST) dan nantinya dikelola menjadi sumber energi berupa gas dan bisa dimanfaatkan oleh warga sekitar.

Penulis : Arif
Editor : Ahmadi

Tinggalkan Balasan