Pamekasan, 27/2 (Media Madura) – Target pemenuhan ruang terbuka hijau (RTH) sebesar 20 persen dari luas wilayah perkotaan milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pemkab Pamekasan, Madura, Jawa Timur gagal dibangun.

Kepala DLH Pamekasan, Amin Jabir mengatakan, pembangunan taman kota baru itu direncanakan di Desa Pademawu Barat, Kecamatan Pademawu, Pamekasan. Namun, rencana itu tertunda lantaran anggaran dari pemerintah pusat belum turun.

“Kami merencanakan pembanguan taman kota baru karena kami memperoleh dana bantuan program pengembangan kota hijau (P2KH). Perencanaan sudah selesai, kami buat di tahun 2016 lalu,” katanya, Senin (27/2/2017).

Gagalnya pembangunan RTH baru itu, tambah Jabir, karena pemerintah pusat sedang melakukan efisiensi anggaran sehingg tidak bisa dilaksanakan pada tahun 2017, .

“Pengembangan taman hijau tersebut untuk mengejar target pemenuhan RTH sebesar 20 persen dari luas wilayah perkotaan,” tambahnya.

Tujuan pembangunan itu akhirnya untuk penyehatan lingkungan. Ia berharap bantuan tersebut bisa segera direalisasikan, sehingga taman bisa dilaksanakan pembangunannya.

“Pemilihan lokasi itu dengan mempertimbangkan sejumlah aspek. Diantaranya, keberadaan lahan, akses yang mudah dijangkau dari kota, karena taman itu nanti bisa jadi tempat rekreasi masyarakat,” tutup Jabir.

Reporter: Rifqi
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan