Pamekasan, 23/1 (Media Madura) – Fabiano Beltrame menyakini jalan Madura United menuju gelar Piala Presiden 2017 akan mulus. Namun, Laskar Sape Kerrab sudah ditunggu Pusamania Borneo FC (PBFC) di babak delapan besar.

PBFC dianggap menjadi lawan berat dan bisa menyulitkan pasukan Gomes De Oliviera meraih kemenangan. Kendati demikian, sang kapten optimistis timnya bisa mengalahkan PBFC di Stadion Manahan Solo, Sabtu (25/2/2017) mendatang.

Pertandingan tersebut sekaligus menandai pertemuan kali keempat kedua kesebelasan di liga kompetitif. “Kedatangan kami kesini (Solo.red) untuk lolos,” tegas pemain asal Brasil tersebut.

Fabiano mengatakan, tak ada alasan bagi Madura United untuk gentar meskipun PBFC lolos sebagai juara Grup D. Menurutnya, bertanding di tempat netral, seluruh tim punya kans untuk lolos, termasuk Madura United.

Pada babak delapan besar ini menggunakan sistem gugur dengan format pertandingan tunggal. Siapapun tim yang kalah, otomatis tersingkir. Sebaliknya, tim yang menang langsung ke babak semifinal.

“Kita harus mati-matian karena cuma punya satu kesempatan untuk lolos. Kita punya 90 menit untuk main, semangat, dan konsentrasi penuh. Mereka tim bagus karena sudah lolos, kita harus hati-hati. Tapi kita juga punya kans untuk lolos,” ucapnya.

Fabiano yang sudah sumbang satu gol di babak penyisihan grup ini merasa senang dengan persiapan rekan setimnya jelang babak delapan besar. Dia menyatakan, timnya sudah sangat siap tampil maksimal guna mewujudkan ambisinya menang.

“Setelah tiga pertandingan home, kita harus beberapa kali perbaiki-perbaiki tapi sudah meningkat. Saya yakin pertandingan Sabtu besok, kita akan lebih baik lagi,” tandas Fabiano.

Reporter: Zainol
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan