Sumenep, 16/1 (Media Madura) – Pada tahun 2017 ini, setiap Puskesmas di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur akan memiliki tambahan dana yang menggiurkan.

Ya, setiap rumah sakit tingkat Kecamatan tersebut akan mendapat suntikan dana senilai Rp 600 juta. Bantuan tersebut bersumber dari APBN.

“Dana tersebut adalah Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) dari APBN untuk seluruh Puskesmas di Sumenep,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumenep, A Fathoni, Senin (16/1/2017).

Dijelaskannya, BKO dimaksudkan untuk membatu masyarakat dan jaringannya serta Upaya Kesehatan Bersumber Daya Masyarakat (UKBM) dalam melaksanakan pelayanan kesehatan pronotif dan preventif sesuai pelayanan kesehatan minimal (SPM).

“Program itu bisa berbentuk posyandu balita dan posyandu lansia yang dilaksanakan di Kecamatan atau tiap-tiap desa,” paparnya.

Mantan Kepala Puskesmas Ambunten itu berharap, dengan adanya tambahan bantuan operasional tersebut, peran Puskesmas dalam membantu pemerinta bisa semakin maksimal, seperti menurunkan angka kematian ibu, bayi dan balita.

“Dan untuk elemen masyarakat, agar juga ikut pro aktif mengawasi realisasi bantuan tersebut,” tutupnya.

Penulis: Rosy
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan