Sumenep, 9/1 (Media Madura) – Kongres Tahunan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) sudah rampung digelar, Minggu (8/1/2016) kemarin di Bandung.

Terdapat sejumlah keputusan penting pada kongres yang digelar di Hotel Arya Duta tersebut, antara lain perubahan regulasi mengenai penggunaan jasa pemain asing, batasan umur pemain, dan pemangkasan peserta Divisi Utama di musim berikutnya.

Untuk klub ISL, penggunaan pemain asing federasi membatasi 2 pemain asing ditambah 1 asing Asia, sedangkan klub Divisi Utama dilarang menggunakan jasa pemain impor.

Masih untuk tim kasta kedua, selain dilarang diperkuat pemain asing, federasi juga membatasi usia pemain yakni maksimal umur 25 tahun, karena alasan pembinaan usia muda.

Yang lebih penting lagi, PSSI memprogramkan pemangkasan klub divisi utama secara besar-besaran, yaitu hanya tim 16 besar saja yang akan tetap berlaga di divisi utama 2018, ditambah tim degradasi ISL, promosi Liga Nusantara serta tim Play Off, selebihnya akan turun kasta tiga.

Merespon hal tersebut, Perssu Sumenep sebagai salah satu kontestan kasta kedua mengaku siap untuk mengikuti semua keputusan-keputusan regulasi yang sudah ditetapkan.

“Saya yakin PSSI sudah memikirkan matang-matang tentang apa yang dibahas dan diputuskan dalam kongres,” kata Manajer Perssu, Ahmad Fauzi via pesan BBM, Senin (9/1/2016).

“Yang jelas Perssu siap mengikuti semua pemikiran dan keputusan positif jika untuk memajukan sepak bola Nasional,” tegasnya.

Penulis: Rosy
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan