Pamekasan, 7/1 (Media Madura) – Ruddin (54) warga Kelurahan Gladak Anyar, Kecamatan Kota, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur khawatir terjadi banjir susulan setelah Selasa (3/1/2017) lalu wilayah itu direndam banjir setinggi 2 hingga 3 meter.

Kekhawatiran itu, kata Ruddin, karena cuaca saat ini masih sering terjadi hujan lebat, apalagi tanggul penahan air yang ambruk masih belum diperbaiki.

“Saya beserta warga lainnya disini (Kelurahan Gladak Anyar) khawatir ada banjir lagi, Mas,” katanya di kediamannya saat ditemui mediamadura.com, Sabtu (7/1/2017).

Menurutnya, jika hujan lebat hanya terjadi di wilayahnya, tidak akan terjadi luapan sungai di sisi barat rumahnya. Akan tetapi jika hujan terjadi di wilayah pantura Pamekasan seperti di Kecamatan Palengaan dan Pegantenan kemungkinan besar banjir kembali merendam rumahnya.

“Meskipun disini hujan deras tidak berpengaruh Mas, tapi kalau di wilayah utara hujan kami harus siap-siap, apalagi sudah berawan kayak itu,” tuturnya sambil menunjuk ke arah utara.

Sementara Hartati, mengungkapkan, dirinya tidak butuh bantuan banyak kepada pemerintah, yang dibutuhkan agat pemerintah segera memperbaiki tanggul yang ambruk.

“Kami tidak butuh bantuan, yang kami butuhkan tanggul itu segera diperbaiki, biar hidup kami disini nyaman dan aman,” tuturnya.

Reporter: Rifqi
Editor: Zainol

Tinggalkan Balasan