Beranda blog Halaman 15

Jelang Hadapi Persija, Ruxi: Saatnya Beri Kemenangan Perdana untuk Suporter Madura United

0

Pamekasan, (Media Madura) – Jelang laga bergengsi melawan Persija Jakarta dalam lanjutan Super League, pemain belakang andalan Madura United, Ruxi, menegaskan tekad timnya untuk tampil habis-habisan di depan publik sendiri.

Ruxi menyebut pertandingan yang akan digelar di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan Pamekasan, Jumat (24/10/2025) malam, menjadi momentum penting bagi Laskar Sape Kerrab untuk meraih kemenangan perdana di kandang musim ini.

“Ini pertandingan yang sangat penting bagi kami. Di rumah, kami belum bisa menang. Jadi kami ingin memberikan kemenangan untuk para pendukung kami,” ujar Ruxi dalam sesi konferensi pers pra-pertandingan, Kamis (23/10/2025) sore.

Pemain asal Spanyol itu mengaku optimistis menatap duel kontra Macan Kemayoran. Kemenangan atas Dewa United pekan lalu menjadi suntikan moral besar bagi skuad Madura United untuk terus melanjutkan tren positif.

“Kami tahu Persija adalah salah satu tim terbaik di Indonesia, tapi kami datang dengan kepercayaan diri setelah mengalahkan Dewa United, yang juga tim kuat. Besok adalah hari yang sempurna untuk mendapatkan tiga poin di depan pendukung kami,” tambahnya penuh semangat.

Meski mengakui kekuatan Persija yang dihuni pemain berkualitas seperti Gustavo dan Alano, Ruxi menegaskan Madura United tak gentar. Menurutnya, setiap laga di Super League selalu menghadirkan lawan tangguh, namun semangat dan kepercayaan diri menjadi kunci utama.

“Kita berada di Super League Indonesia, setiap minggu selalu melawan pemain bagus. Tapi kita tidak perlu takut. Yang penting bermain dengan kekuatan sendiri. Saya yakin kita bisa menang,” tegas Ruxi.

Dengan dukungan penuh suporter setia di Pamelingan, Ruxi dan rekan-rekan bertekad memberikan performa terbaik dan menghadirkan kemenangan manis bagi publik Madura. (Znl/Arif)

Vera Optimistis Madura United Menang di Kandang, Minta Dukungan Penuh dari Suporter

0

Pamekasan, (Media Madura) – Pelatih Madura United, Alfredo Vera, menyatakan timnya dalam kondisi siap tempur menjelang laga krusial menghadapi Persija Jakarta pada lanjutan Super League di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan Pamekasan, Jumat (24/10/2025) malam.

Vera menegaskan persiapan tim berjalan dengan baik. Sejak sebelum menghadapi Dewa United pekan lalu, para pemain menunjukkan perkembangan signifikan, baik secara taktik maupun kepercayaan diri.

“Persiapan sangat bagus. Dari minggu kemarin, sebelum main lawan Dewa, tim sudah mulai kelihatan lebih percaya diri. Mudah-mudahan untuk pertandingan besok, apa yang sudah kami beri dan materi yang kami berikan kepada pemain bisa berjalan dengan lancar, dan kami bisa dapat tiga poin,” ujar Vera dalam konferensi pers pra-laga, Kamis (23/10/2025) sore.

Pelatih asal Argentina itu menyebut timnya akan tampil maksimal demi meraih kemenangan pertama di kandang sendiri musim ini.

“Kami kasih yang maksimal dan akan cari kemenangan. Semoga ini bisa jadi pertandingan pertama yang kami menangkan di kandang,” ucapnya penuh harap.

Mengenai kondisi pemain, Vera memastikan hampir seluruh skuad Madura United dalam keadaan siap. Hanya ada satu-dua pemain yang masih dalam tahap pemulihan.

“Kondisi pemain, selain satu yang masih pemulihan, semua baik. Pemain yang cedera sudah mulai latihan normal, mungkin satu minggu lagi sudah bisa gabung penuh,” jelasnya.

Tak lupa, Vera mengajak para suporter Madura United untuk hadir langsung ke stadion memberikan dukungan penuh, sekaligus menjaga suasana pertandingan tetap kondusif.

“Dengan dukungan yang hadir ramai, seperti biasa, kami pasti kasih yang terbaik. Kami pasti mau cari menang. Tapi yang paling penting, suporter bisa menikmati pertandingan. Tidak perlu emosi berlebihan, biarkan ini jadi pertandingan yang bisa dinikmati bersama keluarga,” tutupnya.

Laga Madura United vs Persija Jakarta diprediksi berlangsung sengit dan sarat gengsi. Selain menjadi ajang pembuktian bagi Madura United di depan pendukung sendiri, pertandingan ini juga menjadi momen penting untuk memperkuat posisi mereka di papan klasemen Super League. (Znl/Arif)

Hj. Ansari Ajak Guru Tanamkan Nilai Moderasi Beragama pada Siswanya

Pamekasan, (Media Madura) – Anggota Komisi VIII DPR RI Hj. Ansari mengajak guru di bawah naungan Kementerian Agama dari semua jenjang untuk terus menanamkan niali-nilai moderasi beragama. Hal itu diungkapkan dalam seminar Moderasi Beragama yang digelar Direktorat Pesantren, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, Kemenag RI, di Pamekasan, Kamis (23/10/2025) pagi.

Anggota Fraksi PDI Perjuangan ini menguraikan, penanaman nilai-nilai moderasi beragama kepada siswa, santri sangatlah penting sebagai generasi penerus bangsa.

“Moderasi beragama, nilai-nilai toleransi harus tetus kita tanamkan kepada siswa, kepada santri kita, mengingat mereka adalah generasi penerus bangsa Indonesia. Negara kita merupakan negara yang besar, dengan perbedaan agama, suku, bahasa yang sangat kaya,” paparnya.

Mengutip pidato Bung Karno, Legislator perempuan asal Madura ini menegaskan, Bangsa Indonesia bukan satu agama, bukan satu suku, tetapi satu tekad: Indonesia Merdeka.

“Selain itu, kata Bung Karno bahwa kita semua adalah satu, bangsa Indonesia. Tidak ada lagi Jawa, Sumatera, Sulawesi, semua harus bersatu!,” tegasnya.

Legislator yang terpilih dari Dapil Jatim XI Madura ini juga menguraikan, persatuan Indonesia akan tercapai dan semakin kuat apabila generasi muda, khususnya para siswa dan santri memiliki pemahaman moderasi beragama yang kuat. Moderasi beragama adalah sikap dan pendekatan dalam menjalankan agama yang menekankan keseimbangan, menghindari ekstremisme dan liberalisme, serta mengedepankan kebijaksanaan.

“Moderasi beragama adalah salah-satu kuncinya agar persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia semakin kuat di tengah-tengah keberagaman masyarakat Indonesia,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Pamekasan Mawardi, yang juga menjadi pembicara dalam forum ini mengatakan, moderasi beragama bukan hanya kunci persatuan bangsa, tetapi menjadi penentu masa depan bangsa Indonesia.

“Makanya penting agar kita semua terus menanamkan pemahaman moderasi beragama secara utuh demi masa depan bangsa Indonesia,” tegasnya. (*)

Santri PPMU Al-Hasani Tambelang Rayakan Hari Santri 2025 dengan Semangat Kebangsaan

0

Sampang, (Media Madura) — Suasana haru dan penuh semangat mewarnai peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2025 di Pondok Pesantren Miftahul Ulum (PPMU) Al-Hasani, Tambelang, Desa Karang Anyar, Kabupaten Sampang, Rabu (22/10/2025) kemarin.

Sejak pagi, halaman pesantren sudah ramai oleh ratusan santri, dewan asatidz, dan warga sekitar. Mereka datang dengan penuh antusias untuk mengikuti apel peringatan HSN yang berlangsung khidmat, disusul berbagai kegiatan seru seperti Gathering Keluarga Besar PPMU Al-Hasani, pembacaan Ikrar Santri Indonesia, hingga aneka lomba keagamaan.

Dalam sambutannya, Pengasuh PPMU Al-Hasani, KH Aliyadi Musthofa, menegaskan bahwa Hari Santri bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momen untuk memperkuat semangat kebangsaan dan meneladani perjuangan para ulama serta santri dalam menjaga kemerdekaan.

“Santri harus berpegang teguh pada agama Allah SWT, tegak lurus dan istiqamah mengikuti sunnah Rasulullah SAW,” ujar KH Aliyadi mengutip pesan kiai sepuh Pondok Pesantren Sidogiri.

Ia juga mengingatkan, santri masa kini memikul tanggung jawab besar sebagai pelopor moral, keilmuan, dan nasionalisme.

“Santri bukan hanya pandai mengaji, tapi juga harus mampu memberi kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa,” tegasnya.

Tak hanya diisi dengan pesan kebangsaan, acara HSN di PPMU Al-Hasani juga dipenuhi keceriaan. Penampilan puisi religi, musik islami, hingga pertunjukan seni santri membuat suasana semakin hidup. Sorak dan tawa riang mengiringi setiap penampilan, mencerminkan semangat persaudaraan dan cinta tanah air para santri muda.

Peringatan HSN tahun ini menjadi bukti bahwa santri bukan hanya penjaga nilai-nilai agama, tapi juga garda terdepan dalam merawat moral bangsa dan kebhinekaan Indonesia. (Znl/Arif)

Ikuti Penyuluhan Dinkes Pamekasan, SPPG Biequeen Nyalabu Daya Komitmen Sajikan MBG Higienis

0

Pamekasan, (Media Madura) – Upaya menjaga kualitas gizi pada menu Makanan Bergizi Gratis (MBG), digencarkan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Biequeen Nyalabu Daya Pamekasan. Itu dilakukan untuk memastikan pangan yang disajikan bagi masyarakat, khususnya anak sekolah benar-benar aman dan layak konsumsi.

Melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) penyuluhan keamanan pangan bagi penjamah makanan program MBG yang digelar bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan, Rabu (22/10/2025), SPPG Biequeen Nyalabu Daya Pamekasan, ingin meningkatkan kualitas seluruh penjamah pangan program MBG di instansinya.

Ketua Kantor SPPG Biequeen Nyalabu Daya Pamekasan, Ach Vicky Handika, kegiatan penyuluhan yang diikuti seluruh penjamah pangan program MBG di instansinya, merupakan bentuk komitmen nyata untuk terus berbenah dalam menyajikan menu MBG yang higienis dan sehat.

Sejatinya, kata Vicky, sebelum aktif menyalurkan MBG ke sekolah-sekolah, seluruh penjamah makanan di SPPG Biequeen Nyalabu Daya, sudah mengikuti pelatihan tentang penyajian menu MBG, mulai dari menjaga kebersihan dapur, memastikan bahan-bahan produksi higienis dan sehat, serta memastikan nilai gizi pada setiap sajian menu untuk siswa.

“Ini bentuk komitmen kami, agar menu-menu MBG yang akan kami sajikan kepada siswa benar-benar higienis, sehat, serta memiliki kandungan nilai gizi sesuai ketentuan,” katanya, Rabu (22/10/2025).

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Masyarakat (Kesmas) di Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan, Ahmad Syamlan menuturkan, menekankan bahwa keamanan pangan adalah fondasi penting untuk membangun generasi sehat.

Ia menegaskan bahwa penyedia makanan bukan sekadar memasak dan menyajikan, melainkan juga bertanggung jawab memastikan proses pengolahan sesuai standar higiene dan sanitasi.

Dikatakan Syamlan, bimtek penyuluhan yang dilakukan SPPG Biequeen Nyalabu Daya menitikberatkan pada keamanan penyajian menu MBG.

Hal itu penting dilakukan sebagai salah saatu cara mencegah terjadinya keracunan makanan ataupun kejadian yang tidak di inginkan kepada penerima program MBG.

“Tujuannya untuk memastikan bahwa semua penjamah makanan yang ada di bawah tanggung jawab SPPG Biequeen Nyalabu Daya ini itu memahami cara-cara untuk mencegah terjadinya keracunan makanan,” terangnya.

Dijelaskan Syamlan, sebetulnya untuk mencegah keracunan pangan sangatlah mudah dengan pedoma lima kunci aman. Pertama, penyedia harus bisa menjaga pangan pada suhu ruangan.

Kedua, menyediakan air dan bahan baku yang bagus dan baik. Ketiga menjaga kebersihan, baik personal untuk meninjau makanan maupun kebersihan dari lingkungan SPPG Biequeen Nyalabu Daya ini.

Keempat, memasak dengan yang benar. Artinya, kalau ada makanan yang memang harus dimasak sampai mendidih, harus betul-betul mendidih jangan sampai tidak matang.

Kelima, menyampaikan informasi kapan makanan paling lambat itu dikonsumsi atau dimakan oleh penerima manfaat.

“Ini yang mungkin banyak menyebabkan makanan MBG itu basi karena adanya penundaan yang seharusnya dimakan pada pukul 8 ada yang diundur sampai lewat dari pukul 10, sehingga makanan sudah lewat dari masa expired,” jelasnya.

Setelah melakukan kegiatan penyuluhan, SPPG Biequeen Nyalabu Daya telah melakukan keamanan penjagaan pangan ini cukup baik.

Indikatornya, lanjut Syamlan, pekerja atau penjamah pangan di SPPG Biequeen Nyalabu Daya sudah bagus. Dalam artian, seragam yang dipakai untuk kerja itu tidak dipakai dari rumah masing-masing, tetapi baru dipakai di tempat kerja.

Kemudian, mobil pengangkut MBG itu dibersihkan setiap hari setelah selesai mengantar makanan. Kemudian perilaku persiapan makanan sudah memakai masker  sudah menggunakan sarung tangan dan lain sebagainya.

“Jadi mudah-mudahan pemahaman tentang perilaku lima kunci aman pangan ini bisa terus diterapkan, sehingga kasus-kasus yang tidak diinginkan dalam program MBG tidak ada,” tandasnya.

Syamlan menekankan, kegiatan penyuluhan yang dilakukan SPPG Biequeen Nyalabu Daya untuk memastikan bahwa makanan yang sampai kepada penerima manfaat, yaitu siswa, aman dan tidak basi.

Serta mengedepankan lima kunci aman pangan dengan mencegah adanya kontaminasi dari yang tidak diinginkan, yaitu kontaminasi dari bakteri, kontaminasi kimia maupun kontaminasi fisik.

“Insya Allah saya yakin seyakin-yakinnya kalau materi yang disampaikan oleh teman-teman Dinkes Pamekasan ini dilaksanakan dengan sebaik mungkin, kejadian yang tidak diinginkan bisa terhindar dari menu MBG SPPG Biequeen Nyalabu Daya,” tutupnya. (*)

Ketua BPD di Sampang Dianiaya Sekelompok Orang Bersenjata Tajam

0

Sampang, (Media Madura) – Viral sebuah video memperlihatkan seorang pria terluka bersimbah darah usai diduga dianiaya sekelompok orang bersenjata tajam.

‎Peristiwa tersebut terjadi di area persawahan di Desa Kodak, Kecamatan Torjun, Kabupaten Sampang, pada Rabu (22/10/2025) pagi pukul 08.00 WIB.

‎Korban ternyata diketahui sebagai Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) setempat yakni Fausi.

‎Akibat kejadian itu korban mengalami luka dibagian wajah hingga dilarikan ke rumah sakit.

‎Kasi Humas Polres Sampang AKP Eko Puji Waluyo mengatakan, insiden berdarah ini dipicu soal sengketa tanah pecaton desa yang sedang digarap warga.

‎Saat kejadian, korban berniat melerai sekelompok orang tersebut namun justru menjadi korban aksi penganiayaan.

‎”Korban datang untuk melerai karena terjadi cekcok dan perkelahian, tiba-tiba diamuk oleh sekelompok orang itu,” ucapnya, Rabu.

‎Usai kejadian korban bersama saksi lainnya melapor ke Mapolres Sampang. Saat ini polisi masih menyelidiki kasus penganiyaan tersebut. (Ryan Hariyanto/Znl)

Hj. Ansari Dorong Lembaga Pendidikan Islam Berdaya Saing Global

0

Pamekasan, Media Madura) – Anggota Komisi VIII DPR RI, Hj. Ansari mendorong agar kualitas lembaga Pendidikan Islam terus ditingkatkan sehingga mampu berdaya saing global. Hal itu disampaikan saat menjadi pembicara dalam forum Ngobrol Pendidikan Islam (Ngopi) yang digelar oleh Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel, Surabaya, di Pamekasan. Selasa (21/10/2025) pagi.

Legislator perempuan asal Madura ini menegaskan, bahwa sejumlah hal perlu didorong dan terus dibenahi, baik kualitas pendidikannya, infrastruktur, sumber daya manusianya dan juga tata kelola anggarannya.

“Pendidikan Islam itu merupakan bagian integral dari sistem pendidikan nasional dan tidak akan bisa dipisahkan. Makanya mari kita bersama-sama mendorong agar lembaga pendidikan Islam terus maju dan mampu berdaya saing global. Sebagai anggota DPR RI saya akan terus menyuarakan agar Lembaga Pendidikan Islam mendapatkan perhatian serius dari pemerintah,” urainya.

Komisi VIII DPR RI, kata dia, yang membidangi Kementerian Agama, akan menjalankan fungsinya dengan maksimal, baik dalam hal kebijakan aturan, anggaran maupun pengasawan sehingga Lembaga Pendidikan Islam di semua jenjang pendidikan terus mengalami kemajuan.

“Sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia, sudah semestinya pendidikan Islam kita menjadi salah-satu pendidikan Islam terbaik di dunia dan berdaya saing global,” harapnya.

Berdasarkan data kementerian agama, jumlah lembaga pendidikan Islam di Indonesia tahun 2025 dari berbagai jenjang pendidikan, pondok pesantren sekitar 42.433, Ma’had Aly 89. Sementara untuk Madrasah,  terdiri dari 26.794 Madrasah Ibtidaiyah (MI), 19.432 Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan 10.147 Madrasah Aliyah (MA). Data ini diperkirakan terus mengalami peningkatan seiring waktu.

Sementara itu, Dekan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya, Prof. Dr. Muhammad Tohir juga berharap agar pendidikan Islam di Indonesia saat ini terus mengalami peningkatan, baik secara kualitas maupun secara kuantitas.

Ia juga berharap agar kedepan, Lembaga Pendidikan Islam mampu berdaya saing global dan mencetak generasi bangsa yang bertakwa, berakhlak mulia, seimbang antara spiritual dan intelektual. (Ist/Rls)

Lelah Menanti Pemerintah, Warga Sampang Akhirnya Swadaya Perbaiki Jalan yang 16 Tahun Rusak

Sampang, (Media Madura) – Setelah berkali-kali pengajuan perbaikan jalan rusak tak kunjung ada respon maupun perhatian dari pemerintah, warga terpaksa memperbaiki secara swadaya.

‎Puluhan warga Desa Asem Nunggal, Kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, bergotong royong memperbaiki jalan poros desa yang telah lama rusak selama 16 tahun.

‎Pembangunan jalan menggunakan cor beton dilakukan secara swadaya oleh warga dan didukung donasi dari berbagai pihak. Kini pengerjaan perbaikan jalan sudah mencapai 400 meter dengan ketebalan 15 cm dan lebar 4,8 meter.

‎Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Asem Nunggal Abd Hasan, menuturkan pembangunan jalan tersebut murni inisiatif warga karena selama ini kesulitan mengakses jalan rusak parah, terutama saat memasuki musim hujan.

‎”Rusaknya sudah 16 tahun mas, saat hujan tiba sangat parah selain berlubang banyak kubangan air, sehingga kami bersama warga pemuda tokoh masyarakat dan agama bergotong royong memperbaiki jalan,” ucap Hasan, Selasa (21/10/2025).

‎Kata Hasan, perbaikan pengecoran mulai dikerjakan sejak sepekan lalu. Selama itu warga mengumpulkan dana hasil sumbangan hingga sampai Rp 40 juta.

‎Sebagian warga juga sukarela menyumbang bambu serta bahan-bahan lain. Mereka turut memberikan makanan dan minuman untuk para pekerja yang terus berlangsung hingga larut malam.

‎”Ini bukti kekompakan warga pedesaan yang tak mau pasrah dengan kondisi sekarang, kasihan pelintas jalan,” ujarnya.

‎Dirinya merasa heran sikap pemerintah setempat yang acuh atas kondisi jalan rusak. Padahal wilayah Desa Asem Nunggal menjadi sentra ekspor budidaya rumput laut Gracilaria.

‎”Kalau hasil SDA cukup melimpah bahkan sampai ekspor ke Vietnam, tapi kekayaan alam kami seolah-olah tidak berarti untuk pemerintah daerah melihat kondisi jalannya rusak,” kata Hasan. (Ryan Hariyanto/Znl)

Dari Tukang Cukur Jadi Pengusaha Sukses, Mat Yasin Rela Habiskan Rp 2 Miliar untuk Bangun Jalan Desa

0

Sampang, (Media Madura) – Kisah inspiratif datang dari seorang warga bernama Mat Yasin. Pria berusia 37 tahun dikenal sebagai pengusaha sukses besi tua setelah memperbaiki jalan kampung halamannya dengan uang pribadi.

‎Mat Yasin merogoh kocek sebesar Rp 2 miliar lebih untuk membangun jalan rusak sepanjang 4 kilometer ditanah kelahirannya di Desa Madulang, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang.

‎Perbaikan dilakukan dengan cara diaspal menggunakan alat berat. Jalan yang menghubungkan antar desa di Kecamatan Omben tersebut menjadi akses vital.

‎Jalan desa ini sebelumnya berupa bebatuan dan kondisinya memprihatinkan. Selain berlubang, kerusakan telah lama terjadi namun tak kunjung ada perhatian dari pemerintah.

‎Untungnya, seorang pengusaha asal Desa Madulang rela mengeluarkan uang pribadi memperbaiki jalan. Baru berlangsung dua hari dikerjakan, kini pembangunan tahap awal sudah mencapai sepanjang 250 meter dengan lebar 2,5 meter.

‎Sejumlah warga turut bergotong royong membangun jalan. Mereka merasa senang jalan kampung halamannya sudah diaspal. Aktivitas masyarakat pun semakin mudah.

‎”Alhamdulillah pak sekarang kami sangat senang punya jalan kampung sudah bagus, kasihan waktu jalan rusak warga mau lahiran saja susah mau lewat,” ucap pak Syaiful (60) warga Desa Madulang, Omben.

‎Menurut Mat Yasin, dirinya merasa geram karena selama 40 tahun jalan kampung dibiarkan rusak tanpa ada perbaikan oleh pemerintah setempat.

‎”Semenjak saya lahir disini kondisi jalan rusak tetap begini dari dulu,” ucap Mat Yasin.

‎Semenjak momen pulang kampung, ia mengaku kesulitan melintas di jalan tersebut. Perbaikan jalan yang dilakukannya sebagai amal jariyah untuk membahagiakan warga Desa Madulang.

‎”Saya punya nazar ketika sukses kepingin bangun jalan, Lillahi Ta’ala agar masyarakat seneng,” kata dia.

‎Selain bangun jalan, Mat Yasin yang pernah bekerja sebagai tukang cukur rambut dan penjual kasur kapuk keliling ini juga membangun jaringan listrik desa mencakupi desa-desa tetangga.

‎Ratusan tiang listrik telah berdiri menghabiskan dana pribadi senilai Rp 800 juta. Ditambah lagi membangun tembok penahan tanah (TPT) sepanjang 400 meter. (Ryan Hariyanto/Znl)

Haji Her Fasilitasi Maulid Nabi dan Ngopi Bareng Masyarakat Madura se-Jabodetabek di Monas

0

Jakarta – CEO PT. Bawang Mas Group sekaligus Ketua P4TM H. Khairul Umam (Haji Her) memfasilitasi digelarnya Maulid Nabi Muhammad SAW dan silaturahmi dan Ngopi Bareng Masyarakat Madura se-Jabodetabek di Tugu Monas, Jakarta, Minggu malam (19/10/2025).

Kegiatan akbar tersebut dihadiri oleh para ulama dan tokoh nasional. Di antara nama besar tokoh dan ulama yang hadir, antara lain Pengasuh Ponpes Alhamidy Banyuanyar Pamekasan RKH Muhammad Rofi’i Baidowi, KH. Rafi’uddin Sadakan, dan KH. Muhammad Faiz Syukron Makmun.

Tampak hadir pula Pengasuh Ponpes Al-Amien Sumenep KH. Ahmad Fauzi Tijani, KH. Muhammad Cholil Nafis, KH. Mahrus Abdul Malik, KH. Umar Hamdan Karrar, Lora Abbas Muhammad Rofi’i, Lora Bakir, dan ulama terkemuka lainnya.

“Silaturahmi dan Ngopi Bareng Masyarakat Madura se-Jabodetabek ini menjadi ajang hangat untuk saling mengenal dan mempererat persaudaraan. Khususnya antarwarga Madura di perantauan,” tegas Haji Her.

Puluhan ribu masyarakat Madura hadir, tumpah ruah di Monas. Masyarakat yang hadir terlihat antusias mengikuti acara yang mengusung semangat persaudaraan dan kebersamaan warga Madura di Jabodetabek tersebut.

Selain ulama dan tokoh masyarakat, acara tersebut turut dihadiri perwakilan pemerintah daerah dan unsur aparat keamanan yang turut menjaga kelancaran kegiatan. Acara ini juga diisi dengan hiburan musik, bazar UMKM, serta sesi doa bersama untuk persatuan dan kedamaian bangsa.

Bagi Haji Her, kegiatan silaturahmi tersebut dinilai penting untuk memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat perkotaan yang majemuk. Kegiatan publik tersebut berlangsung dengan aman, tertib hingga selesai.(Rls)