22 C
Madura
Senin, Juni 17, 2024

Jelang Wukuf di Arofah Toilet Belum Siap

Must read

- Advertisement -
Redaksi
Redaksihttps://mediamadura.com
Media online yang menyajikan informasi seputar Madura. Bernaung dibawah PT Media Madura Group.

Mekah, (Media Madura) – Tim pengawas haji Indonesia dari DPD RI Ahmad Nawardi meminta kepada Daker Mekkah untuk memperhatikan toilet di padang Arofah, karena setiap tahun keluhan jemaah calon haji adalah kebersihan toilet dan antrean panjang di toilet sehingga mengganggu kekhususan jamaah dalam beribadah wukuf di arofah.

Ahmad nawardi bersama Tim Pengawas Haji dari Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI yang dipimpin oleh ketua komite lll Hasan Basri dari Dapil Kaltara ini meninjau fasilitas berupa tenda dan toilet serta fasilitas yang lain di padang arofah. Rombongan anggota Komite 3 DPD RI ini tiba di Arofah menjelang pukul 12.00 waktu arofah, Kamis (22/06/2023) siang.

Saat Tim DPD RI tiba, cuaca di Padang Arofah mencapai 42 derajat. Anggota DPD RI asal Dapil Jawa Timur ini berkeliling dari tenda ke tenda hanya dengan menggunakan serban sebagai penutup kepala.

“Kita juga ingin merasakan suasana panas sebelum pelaksanaan wukuf,” Kata anggota DPD RI dua periode ini.

Menurut senator yang juga mantan wartawan Tempo ini, kondisi toilet masih belum di bersihkan seratus persen pada H-5 wukuf ini. Di dalam kamar toilet ditemukan banyak sampah seperti botol bekas air minum, plastik dan bahkan Kran air yang rusak. Ia berharap H-1 pelaksanaan wukuf di arofah semua fasilitas sudah siap.

Karena memang tenda-tenda ini kewenangan kerajaan Arab Saudi. Pihak indonesia hanya menggunakan. Namun demikian ia meminta dakar makkah segera koordinasi dengan pihak panitian kerajaan Arab Saudi.

Nawardi mengapresiasi persiapan padang arofah yang sudah mencapai sekitar 80 persen. Semua tenda sudah terpasang dan dalam posisi siap. Semua tenda di lengkapi fasilitas Ac dan kipas angin. air bersih kemasan untuk diminum juga mulai berdatangan. Kasur, karpet, bantal juga mulai di pasang di tenda-tenda.

Nawardi juga sempat mengecek tenda-tenda yang belum di pasang karpet dan kasur. Menurutnya lantai dasar di setiap tenda di tanami pasir lembut, di atasnya di gelar karpet sebelum di jejer kasur berukuran 75 cm x 200 cm. Isi setiap tenda bervariasi, yang terkecil 150 kasur dengan terbesar kapasitas 450 kasur.

“Memang agak mepet kasurnya. Tapi cukup nyaman untuk jamaah karena sudah dilengkapi pendingin udara,” urainya. (Rls/Ist)

- Advertisement -
spot_imgspot_img

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Latest article