Program BPOPP Madrasah Aliyah di Sampang Tunggu SK Gubernur

Advertisement

Sampang, (Media Madura) – Kasi Pendidikan Madrasah (Pendma) Kementerian Agama (Kemenag) Sampang Mawardi menyatakan, realisasi program Biaya Penunjang Operasional Penyelenggaraan Pendidikan (BPOPP) untuk lembaga Madrasah Aliyah (MA) tahun 2021 belum ada kepastian karena masih menunggu surat keputusan dari Gubernur Jawa Timur.

“Iya jadi nunggu SK Gubernur, BPOPP ini merupakan program tahunan,” ucap Mawardi, Senin (31/5/2021).

Mawardi menuturkan, jumlah lembaga MA di tahun 2021 yang menerima program BPOPP belum diketahui karena menunggu SK. Namun di tahun 2020 lalu, sebanyak 98 MA memperoleh program tersebut.

“Tahun kemarin ada 4 lembaga dari total keseluruhan 102 MA dibawah nangungan Kemenag Sampang yang tidak dapat menerima program BPOPP,” jelasnya.

Menurut dia, BPOPP diberikan ke lembaga madrasah selama tiga bulan yakni Oktober, November, dan Desember. Sedangkan besaran dana program ini tergantung dari jumlah siswa.

Untuk mendapatkan BPOPP salah satu syaratnya adalah lembaga yang harus terdata di education management information system (Emis).

“Karena 4 lembaga madrasah itu masih baru jadi tidak bisa menerima BPOPP, sistem Emis itu sebagai sebagai sistem pengelolaan data pokok pendidikan Islam,” terang Mawardi.

Dirinya menambahkan, BPOPP berbeda dengan bantuan operasional sekolah (BOS) yang dianggarkan tahun sebelumnya.

“Nominal besarannya ditentukan olek SK Gubernur, mengacu tahun 2020 lalu per siswa Rp 65.000 ribu setiap bulan,” pungkasnya.

Reporter : Ryan
Editor : Zainol

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.