Berawal Numpang Wifi, Korban Disetubuhi Hingga 5 Kali

Advertisement

Sampang, (Media Madura) – Satreskrim Polres Sampang berhasil menangkap satu pelaku pencabulan anak dibawah umur di Desa Dharma Tanjung, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang. Kasus ini terjadi pada bulan Februari 2021 lalu.

Pelaku inisial IS diringkus Tim Buru Sergap Satreskrim Polres Sampang pada Rabu (26/5) kemarin.

“Tanpa adanya perlawanan pelaku diamankan di rumahnya Rabu malam pukul 21.00 WIB,” ucap Kasat Reskrim Polres Sampang AKP Sudaryanto, Senin (31/5/2021).

Korban sebut saja Bunga 16 tahun, sudah lima kali disetubuhi oleh pelaku. Singkat cerita, awal kasus rudapaksa ini terjadi ketika korban bermain di rumah IS untuk menumpang Wifi.

Tersangka berusia 32 tahun itu memanfaatkan kondisi rumahnya yang sepi. Korban kemudian diajak masuk ke kamar pribadinya, dengan wajah polos Bunga hanya mengikuti ajakan tersebut.

“Saat kejadian, rumah IS memang sepi tidak ada keluarga lain karena sedang keluar,” terangnya.

Kata Kasat Reskrim, dari hasil pemeriksaan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Sampang pelaku tega melakukan perbuatan tak senonoh kepada korban sebanyak lima kali dengan waktu dan tempat yang berbeda.

“Dalam rumah pelaku sudah tiga kali dan dua kali diluar rumah,” jelas dia.

Dari kasus ini polisi mengamankan barang bukti pakaian korban berupa sarung (sampir) dan pakaian dalam korban. Polisi juga melakukan pemeriksaan terhadap korban serta dilakukan visum.

Sedangkan pelaku terancam Pasal 81 atau Pasal 82 UU RI Nomor 17 tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti Undang-Undang No. 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU RI No. 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak.

“Tersangka terancam hukuman minimal lima tahun dan maksimal 15 tahun penjara,” pungkasnya.

Reporter : Ryan
Editor : Zainol

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here