M Tabrani Sang Pahlawan Bahasa Indonesia asal Pamekasan

Pamekasan, (Media Madura) – Mohammad Tabrani Soerjowitjitro atau lebih dikenal dengan nama M. Tabrani, merupakan tokoh yang memperjuangkan penggunaan bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan.

M. Tabrani lahir di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, pada tanggal 10 Oktober 1904 dan wafat pada tanggal 12 Januari 1984 dan dimakamkan di TPU Tanah Kusir Jakarta Selatan.

Kini nama M Tabrani yang merupakan seorang Jurnalis itu telah diperjuangkan dan disusulkan untuk mendapatkan gelar pahlawan nasional dari pemerintah Republik Indonesia.

Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa: Prof. E. Aminuddin Aziz, M.A, Ph.D saat menjadi pembicara dalam dialog khusus JTV Madura menegaskan, perjuangan M Tabrani dalam menjadikan bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan sangatlah gigih. Dan mungkin tanpa perjuangan M Tabrani saat ini bisa saja bahasa persatuan bukan bahasa Indonesia.

“Hal itu terlihat dari perjuangan beliau di kongres pemuda I. M Tabrani getol dan sangat gigih mengusulkan agar bahasa Indonesia menjadi bahasa persatuan,” katanya dalam dialog yang akan disiarkan pada Rabu (31/03/2021), pukul 15.30 WIB, sore ini.

Dikatakan, perjuangan M Tabrani tersebut akhirnya terwujud setelah pada kongres pemuda II bahasa indonesia disepakati sebagai bahasa persatuan.

“Jasa M Tabrani sangat besar untuk bangsa Indonesia. Berangkat dari dasar itu kami (Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikbud RI) terus berupaya agar beliau mendapatkan gelar pahlawan nasional. Tetapi kami tidak bisa sendiri. Kami harus bersama dengan Pemerintah Kabupaten Pamekasan, dukungan masyarakat Pamekasan dan Madura, agar M Tabrani mendapatkan gelar pahlawan,” urainya.

Sementara itu, Kepala Balai Bahasa Provinsi Jawa Timur, Dr. Asrif, M. Hum menegaskan, upaya untuk mengusulkan nama M Tabrani sebagai pahlawan nasional telah dilakukan oleh pihkanya dengan berbagai program dan agenda sejak beberapa tahun lalu.

“Kami terus bergerak dan berkomunikasi dengan berbagai pihak, khususnya dengan pemerintah Kabupaten Pamekasan, tokoh masyarakat Madura,” katanya.

Dikatakan, pihaknya sangat bergembira sebab Pemerintah Kabupaten Pamekasan dan seluruh masyarakat Pamekasan menyambut baik dengan diusulkannya M Tabrani sebagai pahlawan nasional.

“M Tabrani lahir di Pamekasan dan ia berjuang bukan hanya untuk Pamekasan dan Madura, tetapi untuk kemerdekaan Republik Indonesia. Dan hal itu tentu sebuah kebanggaan bagi masyarakat Madura,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Pamekasan Baddrut Tamam menegaskan, pihaknya akan mengerahkan seluruh sumber daya yang ada di Pamekasan agar M Tabrani mendapatkan gelar pahlawan nasional.

“Kami sangat senang dengan diusulkannya M Tabrani sebagai pahlawan nasional, dan kami, Pemerintah Kabupaten Pamekasan akan berusaha sekuat tenaga agar hal itu bisa terwujud,” katanya saat menjadi pembicara di seminar tentang M Tabrani di Hotel FrontOne Pamekasan.

Sementara itu, Kadis Dikbud Pamekasan Akhmad Zaini saat menjadi pembicara dalam Dialog Khusus JTV Madura menegaskan, pihaknya menyambut gembira atas diusulkannya M Tabrani sebagai Pahlawan Nasional dan sejumlah agenda telah dilakukan sebagai upaya untuk mendorong agar gelar pahlawan bisa segera diberikan kepada M Tabrani.

“Kami juga akan terus berupaya agar perjuangan M Tabrani menjadi teladan bagi anak-anak muda di Kabupaten Pamekasan dengan cara mengenalkan perjuangan dan kegigihannya,” katanya.(Ist/Arf)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.