Dewan Minta Pengelolaan Anggaran Covid-19 Transparan

Anggota Komisi IV DPRD Sumenep, Samioddin

Sumenep, (Media Madura) – Anggaran untuk pencegahan dan penanganan Covid-19 di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur lumayan fantastis. Oleh sebab itu, pegelolaannya diminta transparan.

Anggota Komisi IV DPRD Sumenep, Samioddin menyampaikan, saat ini pihaknya tengah mengevaluasi realiasasi anggaran untuk penanganan wabah yang berasal dari Wuhan, China tersebut.

Di samping itu, dengan banyaknya anggaran yang diserap oleh OPD, pihaknya juga akan memanggil Dinas terkait untuk mempertanyakan sejauh mana penggunaan anggaran tersebut.

“Kami pasti akan melakukan pengawasan dan evaluasi, mengingat anggaran untuk Covid-19 ini yang sangat besar,” ungkap Samioddin.

Namun demikian, pihaknya meminta pencairan bantuan untuk terdampak pandemi ini jangan sampai terlambat. Sebab, ekonomi masyarakat benar-benar terguncang sejak pandemi ini.

“Sesegera mungkin realisasi dana bansos harus dicairkan. Karena itu sangat penting untuk mereka yang terdampak,” tegas politisi PKB ini.

“Anggaran untuk penanganan Covid-19 ini sudah ditandatangani oleh Bupati. Maka secepatnya harus dicairkan, kasihan masyarakat saat ini ekonominya sangat terhimpit,” sambungnya.

Untuk diketahui, anggaran Covid-19 di Sumenep diantaranya turun ke Dinas Sosial sebesar Rp 20 miliar. Anggaran tersebut untuk program jaring pengaman sosial.

Kemudian Dinas Kesehatan yang pengusulannya Rp 19 miliar dan yang telah dicairkan Rp 8 miliar sejak corona mewabah. Serta untuk RSUD Dr. Moh Anwar Sumenep untuk penunjang kesehatan. Anggaran yang dipatok sebesar Rp 21 miliar.

Reporter : Rosy
Editor: Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.