Salah satu terdakwa kasus fee proyek SDN Banyuanyar 2, Edi Purnawan saat digelandang penyidik Kejaksaan, Jumat (6/9/2019) pukul 17.00 WIB. (Dok/MM)

Sampang, (Media Madura) – Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Surabaya menjatuhkan hukuman berbeda bagi tiga terdakwa kasus korupsi fee proyek SDN Banyuanyar 2 Kecamatan Kota Sampang, Madura, Jawa Timur.

Sidang putusan digelar di Sampang pada Kamis (2/4) kemarin, secara online melalui video konferensi ditengah pandemi virus Corona.

Tiga terdakwa diantaranya, mantan Kasi Sarana dan Prasarana Dinas Pendidikan Sampang Akh Rojiun, staf Sarpras Moh Edi Wahyudi, dan mantan Kepala SDN Banyuanyar IV dan V Edi Purnawan.

Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Sampang Munarwi menyampaikan, sidang putusan itu menjatuhi hukuman 2 tahun 10 bulan dan denda Rp 50 juta subsider 3 bulan kurungan bagi terdakwa Akh Rojiun.

Sedangkan, Moh Edi Wahyudi dan Edi Purnawan dijatuhi 1 tahun 10 bulan dan denda Rp 50 juta subsider 3 bulan kurungan.

“Hukuman kepada Rojiun lebih berat karena putusan majelis hakim disertai uang pengganti senilai Rp 900 juta lebih, mengingat porsi peran berlebih dengan kata lain menerima uang fee proyek, kalau dua terdakwa tidak,” ucap Munarwi.

Kata Munarwi, putusan ini lebih ringan dibanding tuntutan sebelumnya. Rojiun dituntut 3 tahun dan dua terdakwa lainnya dituntut 2 tahun penjara. Sesuai pasal 3 Undang-Undang Nomor 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi junto pasal 55 ayat 1 KUHP.

Sementara Penasehat Hukum Terdakwa Arman Syaputra mengaku masih pikir-pikir terhadap putusan majelis hakim.

“Semisal nanti ada upaya banding berarti putusan majelis dirasa keberatan, kita tunggu sepekan ini,” singkatnya.

Sekedar diketahui, peran terdakwa Edi Purnawan sebagai mantan Kepala SDN Banyuanyar IV dan V yaitu mengumpulkan fee proyek DAK tahun 2018. Termasuk yang rencananya akan membantu mengerjakan pembangunan gedung SDN Banyuanyar 2.

” Iya dia sebagai pengepul fee proyek, dia yang diperdacayakan oleh orang-orang dinas,” ungkap Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Sampang Edi Sutomo saat penangkapan Edi Purnawan.

Reporter : Ryan
Editor : Arif

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.