DPRD Sumenep Dorong Pemdes Manfaatkan DD-ADD atasi Kekeringan

Irwan Hayat

Sumenep, (Media Madura) – Anggota Komisi I DPRD Sumenep, Madura, Jawa Timur, Irwan Hayat mendorong pemanfaatan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) untuk menanggulangi kekeringan.

Salah satunya dengan cara melalukan pengeboran untuk mencari sumber mata air serta kegiatan lain untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga.

“Kami rasa sangat bisa jika sebagian DD dan ADD itu dialokasikan untuk mengatasi kekeringan,” katanya, Kamis (24/10/2019).

-Advertisement-

Diketahui, pada 2019 plafon DD untuk Kabupaten Sumenep sekitar Rp 123 miliar. Dengan anggaran yang cukup besar itu, ditambah ADD, maka pagu bantuan yang dikelola oleh desa rata-rata di atas Rp 1 miliar lebih.

“Selain pengeboran air, DD-ADD juga bisa dialokasikan untuk program reboisasi atau penghijauan. Itu sebagai upaya untuk mengatasi kekurangan air dikala musim kemarau panjang,” sebutnya.

Menurut politisi PKB ini, penghijauan bisa mengurangi konversi lahan di daerah hulu, karena itu akan mengurangi aliran permukaan dan penguapan sehingga air tanah akan tersedia lebih lama.

Tanaman yang ditanam pada lahan-lahan kosong, kata Irwan Hayat, dapat menjaga dan mengikat butiran tanah saat terjadi hujan.

Tanaman yang rapat juga bisa meningkatkan kemampuan tanah dalam menyerap air hujan. Sehingga saat musim kemarau tanah tidak cepat kering.

“Nanti kami akan bawa program ini di tingkat kabupaten, sehingga menjadi pertimbangan dinas terkait untuk diprogramkan kedepan,” jelasnya.

Apakah tidak menyalahi aturan? Mantan aktifis PMII itu mengatakan, penggunaan DD-ADD untuk pengeboran air dan penghijauan tidaklah bermasalah.

Sebab, pada dasarnya program pemerintah itu akan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.

“Apalagi air merupakan masuk kebutuhan yang sangat urgen untuk menunjang kehidupan. Saya rasa tidak masalah, untuk pengadaan mobil boleh kok, apalagi ini menjadi kebutuhan masyarakat,” tandasnya.

Reporter : Rosy
Editor: Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.