Mayat bayi yang ditemukan warga di Desa Gulbung, Sampang. Rabu (19/6/2019) sore.

Sampang, (Media Madura) – Sesosok mayat bayi baru lahir kembali ditemukan warga Kecamatan Pangarengan, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur. Penemuan bayi ini sudah kedua kalinya di wilayah tersebut, setelah 7 bulan lalu tepatnya 24 November 2018.

Sore tadi, Rabu (19/6/2019) pukul 16.00 WIB, mayat bayi berjenis kelamin laki-laki ditemukan warga di semak-semak bambu di Dusun Talonan, Desa Gulbung. Warga bernama Ibu Ismawati (48) yang pertama kali menemukan.

“Mayat bayi itu masih lengkap dengan ari-arinya ditemukan warga,” kata Kasat Reskrim Polres Sampang AKP Subiantana dibalik telepone, Rabu malam.

Subiantana mengatakan, mayat bayi tersebut diperkirakan lahir secara prematur di usia kehamilan 6 bulan. Sebab, kondisinya cukup kecil mungil. Warga yang menemukan langsung membawanya ke Puskesmas Pangarengan setelah berkoordinasi dengan aparat desa. Petugas sudah mendatangi lokasi kejadian dan melakukan penyelidikan atas penemuan bayi tersebut.

“Dilihat dari kondisi bayi sepertinya lahir sebelum waktunya, sekitar usia 6 bulan itu masih, tapi kita sudah ke lapangan menanyakan ke beberapa warga sekitar bahwa tidak ada warga disitu yang sedang hamil,” tuturnya.

Dia menegaskan, pihaknya akan terus menyelidiki untuk mengungkap siapa pelaku pembuangan bayi. Mengingat, polisi pernah mengungkap pelaku pembuangan bayi yang terjadi di Desa Pecanggaan, Pangarengan, pada November lalu.

Pelakunya tak lain adalah orang tuanya sendiri. Motif pelaku membuang bayi tak berdosa itu karena untuk menutupi rasa malu lantaran diduga dari hasil hubungan gelap.

“Dalam waktu dekat kita akan menyelidiki kasus ini, pasti terungkap,” tandasnya.

Reporter : Ryan Hariyanto
Editor : Arif

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.