Pamekasan, (Media Madura) – Monumen Arek Lancor merupakan taman kota yang menjadi pusat berkumpul dan berinteraksinya warga di kota tersebut.

Taman ini selain menjadi tempat interaksi rupanya juga menjadi tenpat bisnis. Hal itu terlihat pada malam hari khususnya di bulan ramadan ini.

Pada malam hari, banyak pedagang kaki lima berjualan di sekitar taman ini. Para penyedia minan anak juga memadati sisi dalam termasuk penjual kopi.

Selain itu, menjelang buka puasa, banyak warga yang memanfaatkan taman ini sebagai tempat buka bersama dan setelah itu nongkrong sambil ngopi.

Nampak pasangan muda-mudi memmenuhi sisi selatan dan barat monumen simbol perjuangan warga Pamekasan ini, sambil menikmati kopi.

Salah satu pengunjung, Humaidi mengatakan, ia sangat menikmati suasana di minumen arek lancor tersebut khususnya memasuki waktu buka puasa.

“Sehabis buka puasa kita bisa langsung salat di Masjid Jamik. Kan dekat dari sini. Tinggal jalan saja,” katanya saat verbincang dengan media ini. Minggu (02/06/2019) petang.

Tetapi, kata dia, sayangnya fasilitas di taman tersebut tidak memadai, juga tidak adanya tempat parkir. “Seandainya ini dikelola, semua fasilitas dipenuhi, terus keamanan khususnya parkir juga ada, pasti akan lebih ramai lagi,” katanya.

Pada malam hari, sisi selatan arek lancor menjadi tempat tongkrongan klub motor dan juga komunitas kreatif anak muda Pamekasan. Di bulan ramadan ini, aktivitas di manumen arek lancor bahkan hingga pagi.

Reporter : Ist
Editor : Arf

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.