Silaturrahmi para ulama dan kiai ke kantor KPU Sampang, Kamis (14/3/2019).

Sampang, (Media Madura) – Puluhan ulama di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, bersilaturrahmi ke kantor KPU Sampang di Jalan Diponegoro, Kelurahan Banyuanyar, Kamis (14/3/2019) siang.

Kedatangan para ulama ini memberikan support kepada penyelenggara pemilu menghadapi pesta demokrasi tahun 2019. Sehingga diharapkan pelaksanaan pemilu di Sampang berjalan sukses dan berkualitas tanpa ada berbagai pelanggaran.

“Kami ingin memberikan dukungan terhadap pelaksanaan pemilu dengan damai, kunci dari damai itu adalah jujur dan adil,” ucap perwakilan majelis silaturrahmi KH. Yahya Hamiludin di kantor KPU, Kamis (14/3/2019).

Pemilu di Sampang mempunyai sejarah kelam pada tahun 1997 lalu. Untuk itu, para ulama tidak menginginkan peristiwa tersebut kembali terulang di pemilu saat ini.

Tentu peran netralitas dari penyelenggara pemilu, TNI/Polri, dan ASN sangat dibutuhkan untuk bisa menghantarkan kesuksesan dalam pemilu. Termasuk menolak intervensi dari pihak mana pun.

“Sebagaimana saran dan tausiyah ulama agar semua betul-betul menempatkan diri terhadap netralitas, terkait indikasi pelanggaran semuanya diserahkan kepada Bawaslu, bukan tidak mungkin diberbagai daerah terjadi pelanggaran-pelanggaran, tapi kami percaya kepada penyelenggara pemilu,” katanya.

Sementara Ketua KPU Sampang Syamsul Muarif mengapresiasi kedatangan para ulama. Dengan tegas, pihaknya akan terus berupaya mensukseskan pelaksanaan pemilu di Kota Bahari sesuai ketentuan dan aturan yang berlaku.

“Kita dalam melaksanaan tahapan pemilu itu tidak ada perlakuan khusus hanya ada perhatian lebih, kita akan berupaya dan berikhtiar mewujudkan pemilihan yang baik, berkualitas, dan berintegritas,” pungkasnya.

Reporter : Ryan Hariyanto
Editor : Ist

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.