Ketua KPU Kabupaten Pamekasan, Mohammad Hamzah

Pamekasan, (Media Madura) – Sebanyak 1.469 warga asal luar daerah dan Warga Negara Asing (WNA) masuk Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur.

Diungkapkan oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pamekasan, Moh. Hamzah, diketahuinya ribuan warga yang akan menyalurkan hak suaranya pada pemilu 17 April mendatang itu setelah KPU melakukan rekapulasi Daftar pemilih Baru (DPTB 1).

“Pemilih tambahan atau pindah pilih atau pindah TPS dari luar Pamekasan lumayan banyak yakni 1.469 orang, laki-laki 1.024 orang, kemudian perempuan 445 orang,” katanya, Kamis (14/3/2019) siang.

Sedangkan warga asal Kabupaten Pamekasan yang telah terkonfirmasi memilih di daerah lain sebanyak 648 orang. terdiri laki-laki 277 orang dan perempuan sebanyak 191 orang.

“Ini berdasarkan rekap kemarin (DPTB) atau melalui A5 dengan pindah TPS itu,” tambah Hamzah.

Komisioner KPU lainnya Mohammad Subhan menyatakan, ada Warga Negara Asing (WNA) masuk Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2019. WNA tersebut atas nama Ya’qub, dia tinggal di wilayah Kecamatan Waru. Ia diketahui berkat laporan masyarakat sekitar.

“Yang bersangkutan mengantongi e-KTP Pamekasan. Kebetulan saat dimasukkan ke DPT kami tidak tahu kalau saudara Ya’qub seorang WNA,” kata Mohammad Subhan.

Berdasarkan aturan, WNA tidak bisa mengikuti pemilihan saat Pemilu meski sudah memiliki e-KTP. Oleh karenaya KPU Pamekasan langsung mencabut hak pilih pada WNA tersebut

“Sudah dicabut hak pilihnya, awalnya memang sempat masuk karena dasarnya adalah e-KTP dan dia punya e-KTP. Kami sebagai pengguna data, ya dimasukkan. Ternyata kan WNA,” ungkapnya.

Reporter: Ahmad Rifqi
Editor : Ist

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.