Para kafilah PTQ saat pawai pembukaan

Sumenep, (Media Madura) – Ratusan kafilah dan official peserta Pekan Tilawatil Qur’an (PTQ) Nasional 2018 dari berbagai daerah di Indonesia berwisata ke sejumlah destinasi wisata di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Di antaranya, mereka rekreasi ke wisata religi Asta Tinggi yang merupakan tempat makam raja-raja Sumenep, serta ke Pantai wisata Lombang, salah satu objek unggulan yang dikenal dengan keindahan pasir putih dan pohon cemara.

Bupati Sumenep melalui Kepala Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Sumenep, Sufianto mengatakan, pihaknya sengaja menjadikan event PTQ Nasional sebagai salah satu media mempromosikan wisata di Sumenep.

“Kafilah yang datang dari berbagai daerah di Indonesia bisa melihat sejumlah destinasi wisata di Sumenep. Harapannya mereka dapat mempromosikannya ketika pulang ke daerahnya masing-masing,” ujar Sofi.

Sufianto juga menyatakan, sejak pembukaan PTQ 2018, Pemerintah Kabupaten Sumenep menyediakan stand Bazar untuk memasarkan produk unggulan dan kerajinan baik berupa souvenir, ukiran, keris, dan batik termasuk makanan khas Sumenep.

Bupati Sumenep memberikan sambutan hangat kafilah dan official

“Alhamdulillah, antusias kafilah PTQ untuk mengoleksi produk khas Sumenep cukup tinggi. Terbukti para pedagang mengaku dagangannya banyak terjual pada kegiatan PTQ tersebut,” imbuhnya.

Sekedar diketahui, PTQ Tingkat Nasional LPP RRI 2018 masuk dalam rangkaian event Visit Sumenep 2018. Kegiatan ini mengangkat tema ‘Menuju Sumenep Rahmatan Wasalaman’.

Alasan tema tersebut, karena selain Sunenep dikenal daerah yang religius, Sumenep juga memiliki kekayaan potensi wisata.

PTQ Nasional 2018 sendiri dibuka pada Sabtu (26/5/2018) pukul 14.00 WIB yang dikemas dengan pawai ta’aruf. Pada Minggu hingga Selasa adalah pelaksanaan lomba tilawah, tahfidz dan tausiah yang bertempat di Masjid Jamik dan Pendopo Agung Sumenep. 

Rangkaian PTQ digelar berakhir pada Rabu (30/5/2018) yang dikemas Seminar Budaya ‘Membangun Pariwisata Berbasis Sosial Budaya Lokal’ dengan menghadirkan Direktur Utama LPP RRI, M. Rohanuddin, Budayawan Nasional, D Zawawi Imron, dan Dosen Sejarah Kebudayaan Islam UIN Sunan Ampel, Ibnu Anshori.

Sedangkan pada malam puncak penutupan, Rabu (30/5/2018) malam dihelat di pelataran Masjid Agung Sumenep dengan menampilkan Kiai Emha Ainun Najib (Cak Nun) dajln Kiai Kanjeng.

Reporter: Rosy
Editor: Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.