Pamekasan, (Media Madura) – Terhitung ada lima atau hampir separuh kecamatan di Kabupaten Pamekasan, Madura Jawa Timur, yang masuk ketegori endemis demam berdarah dengue (DBD).

Dikatak oleh Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan Moh. Rusdi Saleh. Wilayah yang endemis itu diharapakan selama musim penghujan agar berhati-hati utamanya dalam hal kebersihan.

“Kami sudah memberikan perhatian terhadap wilayah endemis DBD. Ada lima kecamatan yang masuk kategori endemis DBD disini (Pamekasan),” katanya, Rabu (7/2/2018).

Di lima kecamatan tersebut, setiap tahunnya tidak pernah absen menyumbangkan pasien DBP baik ke Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas), Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Slamet Martodirdjo atau ke sarana kesehatan lainnya.

”Setiap tahun lima kecamatan endemis DBD ini selalu ada penderita yang cukup banyak,” tambah Rusdi Saleh.

Menurut Rusdi, instansinya sudah melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Apabila tubuh mengalami panas yang tidak jelas penyebabnya agar segera berobat. Tanda-tanda panas dan menggigil serta bintik-bintik merah harus cepat diperiksa, jangan sampai terlambat.

Lima kecamatan tersebut yakni, Kecamatan Tlanakan, Pademawu, Palengaan, Pasean, dan Kecamatan Kota Pamekasan. Tidak menutup kemungkinan daerah lain juga tetap diperhatikan.

Reporter: Rifqi
Editor : Arif

Tinggalkan Balasan