Kapolres Pamekasan AKBP Teguh Wibowo. Foto : Subaidi /mediamadura

Pamekasan, (Media Madura) – 17 hari lamanya Sri Banowati Ningsih ( 52 ), istri salah satu pejabat penting di lingkungan Pemkab Pamekasan, warga Kelurahan Lawangan Daya, Kecamatan Pademawu, ditemukan sudah tidak bernyawa dalam kondisi mengenaskan. Tetapi hingga saat ini polisi masih belum bisa mengungkap misteri pelaku pembunuhan tersebut.

Sri Banowati ditemukan tidak bernyawa dengan sejumlah luka di beberapa bagian tubuhnya, di dalam rumahnya pada tanggal (29/01/2018) bulan lalu. Meninggalnya ibu 1 anak tersebut pertama kali ditemukan oleh suaminya.

Kapolres Pamekasan AKBP Teguh Wibowo saat di konfirmasi menjelaskan, pihaknya telah memeriksa 15 saksi terkait kasus pembunuhan yang menggegerkan warga Pamekasan ini, baik dari keluarga korban maupun warga di sekitar Tempat Kejadian perkara (TKP).

“Saat ini kami sudah memeriksa 15 orang saksi secara intensif terkait pembunuhan Sri Banowati Ningsih, namun dari hasil itu belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka,” terang Teguh Wibiwo pada Rabu,(14/2/2018).

Ia berjanji akan terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus hilangnya nyawa istri PNS yang bertugas di Dinas Perhubungan Pamekasan tersebut.

“Saat ini kepolisian telah mengamankan sejumlah barang bukti (BB) berupa baju serta handphone milik korban beserta suaminya,”ungkapnya.

Dikatakan, pihaknya serius dalam penanganan perkara pembunuhan Sri Banowati, tapi untuk hasil dari pemeriksaan dirinya tidak bisa mengumgkapkan kepada publik.

“Masalah hasil pemeriksaan kami belum bisa mengunggkapkan pada halayak dikarenakan ada beberapa maslah teknis,” tutup dia.

Reporter: Zubaidi
Editor : Arif

Tinggalkan Balasan