Sumenep, (Media Madura) – Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur memastikan tahun 2018 ini, kuota haji naik dibanding tahun sebelumnya.

“Kuota haji tahun ini mencapai 537 orang,” kata Kasi Haji dan Umroh, Kemenag Sumenep, A Rifa’i Hasyim dihubungi via telepon, Rabu (14/2/2018).

Hasyim menyebutkan, kuota haji Kabupaten Sumenep memang selalu mengalami kenaikan, meski tidak signifikan. Pada tahun 2016 449 orang, 2017 514 orang dan tahun 2018 mencapai 537 CJH.

“Jumlah itu belum termasuk kuota cadangan, berkisar 44 orang,” terang Hasyim.

Kuota cadangan itu diberangkatkan apabila calon jemaah haji yang yang sudah ditetapkan berangkat tahun ini berhalangan, seperti meninggal dunia atau minta untuk menunda pemberangkatan dirinya dengan alasan tertentu.

Dijelaskan, jemaah tahun ini akan dibagi dua kloter sebagaimana tahun sebelumnya. Satu kloter penuh dan satu kloter campuran dengan CJH kabupaten lain.

“Kemungkinan CJH Sumenep campur dan CJH asal Kabupaten Pemekasan,” terangnya.

Sementara untuk waktu pemberangkatan perdana Embarkasi Surabaya ditetapkan tanggal 16 Juli 2018. Untuk Sumenep masuk gelombang satu setelah wilayah kerja Kabupaten Jember, namun belum pasti tanggalnya.

Reporter: Rosy
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.