Kapolres Sampang AKBP Tofik Sukendar dalam gelar perkara kasus selama tahun 2017 di Mapolres Sampang, Minggu (31/12/2017). (Ryam Hariyanto/MM).

Sampang, (Media Madura) – Kepolisian Resort Sampang, Madura, Jawa Timur, mengungkap sebanyak 321 kasus dari berbagai perkara kriminalitas di wilayah hukum Sampang selama tahun 2017. Dari jumlah kasus itu 503 tersangka berhasil diamankan.

“Dalam kurun waktu 2017 ini ada 321 kasus dan yang telah diselesaikan 242 kasus atau 75 persen, dengan 503 tersangka berhasil diamankan,” kata Kapolres Sampang AKBP Tofik Sukendar saat gelar perkara di Mapolres Sampang, Minggu (31/12/2017).

Tofik mengatakan, kasus itu diantaranya 68 kasus pencurian dengan pemberatan (curat), 58 kasus penipuan, 31 pencurian kendaraan bermotor (curanmor), 25 kasus penganiayaan, dan 15 kasus perjudian.

Kemudian, lanjut Tofik, selain menangani kasus kriminal juga mengungkap kasus tindak pidana narkotika berhasil diungkap sebanyak 91 kasus, dengan 117 tersangka. Barang bukti yang diamankan ada 8,8 kilo gram sabu, 1.248 butir pil double L, dan pil jenis Y ada 1.807 butir.

Tak hanya itu, Satlantas Polres Sampang juga mencatat selama tahun 2017 terjadi kecelakaan sebanyak 105 kasus laka lantas, dengan 73 korban meninggal dunia, 4 luka berat, dan 130 luka ringan.

“Kalau laka lantas tahun ini kasusnya menurun dibandingkan tahun 2016, dimana ada 108 kasus dan 2017 ada 105 kasus,” jelasnya.

Sedangkan, penindakan penilangan bagi pelanggar lalu lintas di Sampang meningkat 25 persen. Yaitu, di tahun 2016 penindakan penilangan ada 9.213 lembar tilang, dan 2017 ada 11.527 lembar tilang.

“Meningkatnya angka pelanggaran lalin ini menjadi beban bagi kami karena upaya yang dilakukan belum maksimal terlihat adanya jumlah pelanggaran itu,” terang Tofik.

Tofik berharap, untuk memberikan efek jera bagi pelaku pengedar dan penyalahgunaan narkoba, Polres Sampang selalu menerapkan dakwaan yang sesuai dengan pasal 114 Undang-Undang Narkoba yang ancaman pidananya minimal lima tahun.

“Kami akan terus memberantas peredaran narkoba termasuk kasus kriminalitas lainnya, demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Sampang,” tandasnya.

Reporter: Ryan Hariyanto
Editor: Ahmadi

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.