Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora), Sufiyanto.

Sumenep, (Media Madura) – Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Sufiyanto mengatakan, pada tahun 2018 Sumenep akan mendapatkan Rp. 2,4 miliar dari APBN untuk pengembangan Pulau Kesehatan Giliyang, Kecamatan Dungkek.

Itu disampaikan Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora), Sufiyanto saat mengisi materi kepariwisataan saat Karantina Duta Wisata Sumenep 2017 di Hotel C1, Senin (6/10/2017).

“Anggaran itu untuk membangun dua dermaga di Pulau Giliyang. Kalau sudah ada dergama yang representatif disana, maka kapan pun kapal bisa sandar disana,” ujarnya. 

Menurut Sofi, alasan Kabupaten Sumenep digrojok anggaran besar tersebut karena Sumenep ditetapkan masuk pada kawasan pengembangan pariwisata nasional.

“Ini merupakan hal yang harus kita sambut dengan baik. Dengan masuknya Sumenep pada kawasan pengembangan pariwisata nasional. Maka kita memiliki kekuatan baru dalam terus memacu perkembangan pariwisata,” katanya.

Sofi juga mengatakan, masuknya Sumenep menjadi kawasan pengembangan wisata nasional karena dilihat dari potensi destinasi wisata yang ada dan kegigihan daerah dalam melakukan pengembangannya.

“Ada beberapa kriteria daerah untuk bisa masuk pada kawasan pengembangan wisata nasional, salah satunya potensi destinasi wisata yang ada,” tuturnya.

Kabupaten Sumenep memang tengah menyiapkan hajatan besar yang disebut Visit Year 2018. Pada tahun depan, pemerintah akan mengawali promosi wisata yang ada di wilayah setempat. 

Selain Pulau Giliyang, Sofi juga menyebutkan akan mengembangkan pulau Gili Labak di Desa Kombang Kecamatan Talango serta destinasi wisata lainnya seperti Pantai Lombang dan Pantai Slopeng. 

Reporter: Rosy
Editor: Ahmadi

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.