Deklarasi Sampang Mengaji, Torul Bagikan 10 Ribu Al-quran di Hari Santri Nasional

Sampang, (Media Madura) – Gerakan ‘Sampang Mengaji’ yang diinisiasi oleh bakal calon bupati Sampang, Moh Matorurrozaq Ismail atau akrab disapa Torul dideklarasikan. Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf dan Wakil Rais PWNU Jawa Timur KH Marzuki Mustamar, turut hadir di acara tersebut.

Deklarasi Sampang Mengaji ini sekaligus memperingati Hari Santri Nasional 2017, yang berlangsung di Gor Tennis Indor Jalan KH Wahid Hasyim Kota Sampang, Madura, Jawa Timur, Selasa (24/10/2017) pagi pukul 09.00 WIB. Acara diawali dengan penampilan musik hadrah dan pembacaan ayat suci Al-quran.

Pemberian 10 ribu Al-quran secara simbolis kepada masing-masing pengurus masjid atau musholla se-Kabupaten Sampang oleh Moh Matorurrozaq Ismail dan Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf, Selasa (24/10/2017) pagi. (Ryan Hariyanto/MM).

Moh Matorurrozaq Ismail, mengatakan gerakan Sampang Mengaji tersebut mengajak masyarakat menerapkan nilai-nilai Al-quuran dalam kehidupan sehari-hari demi terwujudnya bangsa yang selamat, sejahtera, dan penuh keberkahan. Mengingat, seiring berkembangnya teknologi yang semakin canggih di era globalisasi saat ini semakin tergerusnya kultur budaya.

“Sekarang ini kultur budaya sudah bergeser buktinya setelah shalat maghrib jarang sekali untuk mengaji, justru pola pikir hanya dipengaruhi tekhnologi gedget canggih hingga dampaknya kenakalan remaja. Maka itu gerakan ini agar bisa meluangkan waktu mengaji minimal satu jam saja,” kata Torul kepada wartawan, Selasa (24/10/2017).

Untuk itu, dirinya berinisiatif akan terus memberikan kampanye edukatif Gerakan Maghrib Mengaji tersebut demi menjaga keutuhan kultur budaya melalui media massa. Gerakan ini juga didukung dengan pemberian bantuan 10 ribu Al-quran untuk masjid dan musholla se-Kabupaten Sampang. Bantuan diberikan langsung dalam deklarasi ini kepada kiai dan ustad dari masing-masing kecamatan.

Sementara Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf, mengapresiasi gerakan Sampang Mengaji. Tak mau ketinggalan, dirinya pun sama-sama memberikan bantuan 1.000 Al-quran di Sampang. Dia berharap lebih-lebih di beberapa daerah khususnya di Sampang ada regulasi yakni keputusan bupati dalam merespons gerakan mengaji.

“Ngaji itu sangat penting menjadikan ilmu yang tercukupi, ingin nantinya ada regulasi sehingga minimal masyarakat bisa One Day One Juz atau sehari satu juz agar ini bisa mendorong kepada anak kita memahami dan membaca ayat suci al-quran,” jelasnya.

Reporter: Ryan Hariyanto
Editor: Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.