Ilustrasi

Sumenep, (Media Madura) – Data di Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur menyebutkan, sekitar 17 persen warga Sumenep belum melakukan perekaman e-KTP. 

Per Selasa (26/9/2017), hanya 83,44 persen atau 721.968 orang dari total wajib KTP sebanyak 878.609 orang yang melakukan perekaman data e-KTP.

“Jadi, masih ada sekitar 17 persen atau 156.641 belum melakukan rekam e-KTP,” ungkap Kabid Pelayanan Pendaftaran Penduduk, Dispendukcapil, Zainuddin.

Walau demikian, Zainuddin optimis perekaman e-KTP tuntas 100 persen pada akhir tahun. Sebab, pihaknya terus melakukan upaya rekam e-KTP sampai ke tingkat desa.

“Kami jemput bola, agar tahun ini semua wajib KTP selesai rekam, tidak hanya ke desa-desa, kita nuga ke pesantren,” ucapnya.

Dia mengakui, ada beberapa kendala dalam proses perekaman data e-KTP tersebut, salah satunya persoalan geografi untuk wilayah Kepulauan, karena Sumenep memang memiliki banyak pulau. 

“Tapi, petugas Kit telah berinisiatif untuk mendatangi langsung wilayah yang cakupan perekaman data e-KTP sangat rendah,” tandasnya.

Zainuddin menuturkan, dari total 721.968 orang yang telah melakukan perekaman data e-KTP, sebanyak 671.783 orang telah memegang KTP, sedangkan sisanya masih dalam proses pembuatan dari total jumlah penduduk 1.126.724 jiwa.

Reporter: Rosy
Editor: Zainol

Tinggalkan Balasan