Pamekasan, 9/8 (Media Madura) – Madura United mengubah tergetnya di Liga 1. Target mereka kini menjadi juara. Sebelumnya, Laskar Sape Kerrab cuma menargetkan finish tiga besar.

Dengan target yang diusung, otomatis tantangan skuad Madura United semakin besar. Selain wajib meraih poin di setiap laganya, mereka juga harus mewaspadai sistem penghitungan head to head.

Setelah lawan Persela Lamongan dan menang, giliran Bali United jadi lawan mereka akhir pekan ini. Pertandingan akan dihelat di Stadion Kapten I Wayan Dipta, 13 Agustus mendatang.

Pelatih Madura United, Gomes De Oliviera pun menegaskan timnya dituntut bisa mencuri poin di pekan ke-19 ini. “Kita harus berupaya mendapatkan poin dari Bali United nanti,” ucap Gomes.

Gomes menjelaskan, mendapatkan poin di laga nanti amat sangat berarti bagi timnya. Sebab, Gomes ingin timnya tetap unggul head to head dari Serdadu Tridatu-julukan-Bali United. Terlebih, kedua tim saat ini bersaing ketat di papan atas klasemen.

“Kita tidak ingin posisi klasemen ditentukan karena head to head. Jika memang memungkinkan unggul poin, harus dimaksimalkan peluang itu,” tambahnya.

Sebenarnya aturan head to head kedua tim sudah terjadi pada penentuan juara paruh musim. Di mana, kedua tim meraih poin sama, tapi penentuannya berdasar pada penghitungan head to head.

Madura United unggul head to head dari Bali United berkat kemenangan 2-0 di leg pertama Liga 1 lalu. Sehingga titel juara paruh musim dimiliki Fabiano Beltrame dan kawan-kawan.

Menurut Gomes, agar tetap unggul head to head, setidaknya timnya mampu menahan imbang Bali United di leg kedua nanti. Diakui, timnya sekarang berlatih keras untuk mencapai target tersebut.

“Kita harus melakukan persiapan dengan sangat baik dan harus memaksimalkan masa recovery yang lebih banyak untuk mencapai target bisa dapatkan poin,” pungkasnya.

Reporter: Zainol
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan