Sumenep, 4/8 (Media Madura) – Rumah Tahanan Klas IIB Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur mengajukan puluhan warga binannya untuk mendapatkan remisi Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 72.

Remisi merupakan hak pengurangan masa tahanan yang diberikan Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) kepada narapidana yang sudah memenuhi syarat untuk mendapatkannya. 

Ada dua momentum dimana remisi itu bisa diajukan, yakni menjelang Hari Raya Idul Fitri dan Hari Kemerdekaan atau setiap menjelang 17 Agustus.

“Sementara ini yang kami ajukan remisi ada 93 napi. Jumlah itu masih mungkin bertambah jika ada napi lain yang memenuhi persyaratan,” kata Kepala Rutan Klas II B Sumenep, Ketut Akbar Ahyar, Jumat (4/8/2017).

Kata Akbar, penghuni Rutan Klas IIB Sumenep saat ini total sebanyak 220 orang. Namun hanya 93 orang yang sejauh ini memenuhi syarat untuk diajukan remisi. 

“Bagi Napi yang mendapatkan remisi akan memperoleh pengurangan hukuman minimal 1 bulan dan maksimal 6 bulan,” terangnya.

Akbar menegaskan, napi yang sbelumnya sudah mendapatkan remisi pada Hari Raya Idul Fitri juga boleh diusulkan lagi untuk memperoleh remisi Kemerdekaan.

“Tidak masalah, bisa saja pada saat Idul Fitri mendapatkan remisi dan pada Kemerdekaan kembali dapat,” ucapnya.

Sementara itu, untuk penyerahan remisinya pada tahun ini, dipastikan berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. 

“Kalau tahun sebelumnya penyerahan remisi Kemerdekaan diserahkan di Pemkab (Pemerintah Kabupaten), tahun ini akan dilaksanakan di Rutan. Kami sudah koordinasi dengan Bupati dan beliau bersedia,” tandansya. 

Reporter: Rosy
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan