Pamekasan, 4/8 (Media Madura) – Tim satuan tugas (Satgas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat melakukan penggeledahan kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Madura, Jawa Timur, para pegawai disuruh duduk diluar ruangan.

Menurut salah satu pegawai yang bertugas di ruangan kerja wakil bupati (Wabup) itu, petugas KPK mempersilahkan agar para pegawai keluar ruangan saat penggeledahan berlangsung.

“Kami disuruh keluar ruangan, bisa kedalam kalau dibutuhkan,” katanya, Jumat (4/8/2017).

Tim KPK yang terdiri dari dau rombongan mobil warna hitam itu langsung menuju ruang kerja Sekretaris Daerah (Sekda) dan ruang kerja Bupati Pamekasan, Achmad Syafii dengan dikawal ketat anggota kepolisian.

Dimungkinkan anggota yang lengkap dengan rompi bertuliskan KPK itu mencari bukti lain atas kasus yang menimpa pucuk pimpinan Pamekasan itu.

Hingga saat ini para petugas terlihat masih sibuk mencari beberapa berkas atau bukti tambahan KPK.

Untuk diketahui Pilitikus Partai Demokrat itu, sudah ditetapkan sebagai tersangka dugaan kasus suap DD/ADD tahun 2015-2016, selain Syafii juga Kepala Kejaksaan Negeri Rudy Indra Prasetya, Kepala Inspektorat Sujipto Utomo, Kabag Administrasi Noer Sholehoddin dan Kades Dasok, Agus Mulyadi.

Reporter: Rifqi
Editor : Arif

Tinggalkan Balasan