Sampang, 4/8 (Media Madura) – Jatah mobil operasional sejumlah anggota DPRD Sampang, Madura, Jawa Timur ditarik. Menyusul adanya Rancangan Peraturan Daerah yang diajukan legislatif sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2017 tentang Hak Keuangan dan Administratif Pimpinan dan Anggota DPRD.

Diberlakukan penarikan itu dimulai hari ini Jumat 4 Agustus 2017. Surat edaran sudah dilayangkan sejak Selasa 1 Agustus kemarin, ke semua anggota wakil rakyat yang mendapat atau memakai jatah mobil operasional agar dikembalikan kepada Sekertariat DPRD.

Kabag Umum Sekertariat DPRD Sampang Benny Indra Permana, mengatakan penarikan mobil operasional diberlakukan kepada anggota dewan seperti Ketua Fraksi dan Wakil, Ketua Komisi dan Wakil, Ketua Badan Kehormatan (BK), dan lainnya yang mendapat jatah mobil dinas. Kecuali, mobil operasional bagi pimpinan DPRD yang tetap dijatah.

“Jatah mobil operasional dewan ditarik setelah adanya PP nomor 18 tahun 2017, jadi tidak dibenarkan lagi setiap anggota menggunakan mobil operasional, kecuali pimpinan DPRD,” ucap Benny, Jumat (4/8/2017).

Benny menuturkan, hingga kini masih ada empat mobil operasional DPRD Sampang sudah dikembalikan. Terdiri dari, mobil operasional milik Fraksi Madani, Hanura, Gotong Royong, dan Ketua Komisi IV.

Untuk rencana pengesahan Raperda tentang Hak Keuangan dan Administratif Pimpinan dan Anggota DPRD akan digelar pada Senin 7 Agustus mendatang.

“Kita hanya menerima saja dan surat edaran sudah dilayangkan ke masing-masing dewan mendapat jatah mobil operasional,” tuturnya.

Sementara salah satu anggota DPRD Sampang Rahmad Hidayat yang mengembalikan mobil operasional, mengaku mengapresiasi penarikan kendaraan dinas tersebut. Pasalnya, setelah pengesahan Raperda menjadi Perda itu akan dibahas soal tunjangan transportasi dewan.

“Jatah mobil operasional ditarik ini juga karena adanya tunjangan transport, tapi besarannya belum diketahui masih akan dibahas lebih jauh antara eksekutif dan legislatif,” tandasnya.

Berdasarkan data Sekertariat DPRD Sampang tercatat ada 20 mobil operasional yang dipakai anggota wakil rakyat tersebut. Rinciannya, mobil Panther 9 unit, Pajero 1 unit, Ekstril 3 unit, Kijang LGX 2 unit, dan Inova 5 unit.

Reporter : Ryan Hariyanto
Editor : Arif

Tinggalkan Balasan