Sampang, 3/8 (Media Madura) – Kasi Penyelenggara Haji dan Umroh Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Sampang Syamsuri menyatakan keberangkatan calon haji asal Sampang sebanyak 551 orang, dari sebelumnya 552 orang diharapkan membawa kartu BPJS Kesehatan.

“Berkurang 1 orang calon haji karena tidak mutasi dari daerah lain ke Sampang, sekarang sudah 551 orang, jadi pemberangkatan nanti yang punya kartu BPJS Kesehatan harap dibawa,” ungkap Syamsuri, Jumat (4/8/2017).

Pemberlakuan kartu BPJS Kesehatan itu hanya digunakan ketika berada di embarkasi Surabaya. Jika kesehatan calon haji mengalami sakit ketika sudah berada di Mekkah Arab Saudi maka dipastikan perawatannya ditanggung pemerintah.

“Sementara bagi Calhaj yang tidak punya kartu BPJS Kesehatan ya tidak masalah, karena ngurus itu tidak cukup 1-2 hari kan, cuman kalau sakit nanti waktu di Surabaya harus ditanggung sendiri,” ungkap Syamsuri.

Dirinya memberikan solusi bagi Calhaj yang tidak punya kartu sosial itu sebelum pemberangkatan menunaikan ibadah rukun islam kelima tersebut. Yakni, harus memperbanyak mengkonsumsi air minimal 3 liter per hari, karena cuaca di Mekkah biasanya panas, menghindari atau mengurangi konsumsi daging, mengonsumsi buah dan sayur-sayuran, termasuk agar tidak merokok.

Selain itu, pihaknya saat ini tengah memantau kondisi kesehatan ketujuh dari 551 orang Calhaj yang masuk dalam kategori berisiko tinggi. Mereka dipantau oleh tim medis selama menjalankan ibadah haji di Tanah Suci Mekkah. Sebab, Mereka menderita penyakit hipertensi atau tekanan darah tinggi dan diabetes.

“Ya karena mereka rata-rata berusia 50 tahun ke atas,” terangnya.

Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) Kabupaten Sampang yang ditugaskan ke Tanah Suci Mekkah tahun ini sebanyak tujuh orang, terdiri dari 2 orang dokter dan 5 orang perawat.

Syamsuri menuturkan, jumlah calon haji dari 551 orang itu dipastikan akan berangkat dan telah memenuhi persyarakat kesehatan serta administratif. Jadwal pemberangkatan terbagi dalam dua kelompok terbang (kloter), yaitu kloter 57 sebanyak 438 orang dan kloter 58 sebanyak 114 orang.

Sesuai jadwal, kloter 57 masuk Asrama Haji Sukolilo Surabaya pada 15 Agustus 2017 sekitar pukul 21.00 WIB dan pada tanggal 16 Agustus pukul 22.15 WIB akan berangkat melalui Bandara Internasional Juanda Surabaya menuju Mekkah.

Kloter 58 dijadwalkan masuk Asrama Haji Sukolilo Surabaya pada 16 Agustus 2017 sekitar pukul 07.00 WIB, kemudian berangkat ke Tanah Suci Mekkah pada 17 Agustus 2017 sekitar pukul 00.15 WIB

Kuota haji yang ditetapkan Kementerian Agama Republik Indonesia di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur kali ini lebih banyak dibanding tahun 2016, yakni 426 orang. Pada 2015 sebanyak 345 orang. Sedangkan biaya haji tahun ini sekitar Rp 35.928.000,00 dengan pendaftaran sejak tahun 2010 lalu.

Reporter : Ryan Hariyanto
Editor : Arif

Tinggalkan Balasan