Pamekasan, 22/2 (Media Madura) – Bupati Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Achmad Syafii segera mengumumkan pengelola Stadion Gelora Ratu Pamelingan (SGRP). Hanya saja, mantan DPR RI ini belum memastikan stadion akan dikelola unit pelaksana teknis (UPT) atau pihak ketiga.

“Sementara saya belum bisa buka karena kan tidak enak, nanti kalau sudah fix akan saya sampaikan kepada teman-teman, ya dalam waktu secepat-cepatnya. Makanya ketika saya dengar ada memo saya langsung agendakan ke Jakarta,” kata Syafii usai meresmikan TPA Angsanah di Kecamatan Palengaan, Rabu (22/2/2017).

Ke Jakarta, Syafii rencananya akan berangkat, Kamis (23/2/2017) besok. Di sana, Syafii akan melakukan komunikasi-komunikasi dengan beberapa pihak terkait pengelolaan SGRP.

“Sekarang saya sudah melakukan komunikasi-komunikasi, besok juga saya akan ke Jakarta untuk melakukan komunikasi-komunikasi, sehingga nanti ada pihak-pihak yang menangani,” jelasnya.

Syafii berharap stadion yang berlokasi di Desa Ceguk, Kecamatan Tlanakan dikelola oleh pihak ketiga. Namun, Syafii siap membentuk UPT bilamana tidak ada pihak ketiga yang siap. Ketika dikelola oleh UPT, jelasnya, baik Madura United maupun Persepam Madura Utama harus sewa stadion.

“Tatapi kalau memungkinkan itu akan lebih baik nanti kita pihak ketigakan, karena ini akan lebih maksimal pengelolaannya dan juga lebih cepat penanganannya,” ucapnya.

“Seperti sekarang misalnya, ketika ada memo dari PSSI beberapa kekurangan, ini kita tidak bisa cepat karena kita tergantung dengan anggaran dan lain sebagainya, tapi kalau sudah pihak ketiga yang mengelola itu akan lebih cepat,” ucap Syafii lagi.

“Kecuali misalnya, UPT kita bentuk dan langsung BLUD, tapi ini kan butuh proses juga. Jadi memang kita berharap kepada pihak ketiga,” sambung politis Partai Demokrat itu.

Orang nomor satu di lingkungan Pemkab Pamekasan ini menambahkan, tengah mencari cara agar pembenahan stadion sesuai teguran dan petunjuk dari federasi sepak bola Indonesia PSSI rampung sebelum kompetisi Liga 1 bergulir.

“Ya, sekarang ini kita sedang cari caranya, makanya kemarin saya kumpulkan semuanya, kita cari cara bagaimana sebisa mungkin diupayakan terutama pembenahan area teknik. Sekarang kan becek, ketika hujan digenangi air. Nah kalau ditangani sebelum APBD kenapa tidak,” imbuhnya.

Tanggapannya terkait manajemen Madura United mengajukan kesiapannya mengelola stadion?. “Ya, nanti, makanya ini kita sedang komunikasi-komunikasi. Kalau yang siap ada beberapa tapi saya kan harus menjaga keseimbangan,” Syafii menandaskan.

Reporter: Zainol
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan