Sampang, 18/1 (Media Madura) – Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Sampang Ajun Komisaris Polisi Hari Siswo mengungkapkan sudah menyelidiki lokasi penemuan termasuk memeriksa penemu bayi laki-laki guna mencari orang tua kandung bayi yang dibuang di wilayah Desa Bire Tengah Kecamatan Sokobanah kemarin malam.

“Pasti dicari orang tua kandung bayi itu, serta akan dites Deoxyribonucleic Acid (DNA) nanti,” terang Hari Siswo mewakili Kapolres Sampang AKBP Tofik Sukendar, Rabu (18/1/2017) siang.

Dikatakan Hari, pihaknya masih melakukan penyelidikan. Sejumlah tempat yang tengah didatangi petugas ialah klinik, bidan, rumah sakit, dan dukun beranak. Meski belum dapat memastikan motif pelaku sengaja membuang bayi tersebut. Namun diduga pelaku membuang karena malu, akibat hubungan gelap.

“Dari keterangan penemu bayi sudah bisa dijadikan dasar menyelidiki temuan ini,” tuturnya.

Sementara itu, Abd Holik (30) penemu bayi menjelaskan beberapa ciri-ciri pembuang bayi itu yakni ada dua orang pria dan wanita berpakaian jaket mengendarai sepeda motor Yamaha Vixon berwarna merah. Namun sayangnya identitas nomor polisi motor belum diketahui.

“Dua orang itu lari ke arah timur dan langsung saya kejar, tapi tidak nutut karena sepeda yang dikendarai saya sepeda motor matic Honda Vario,” jelasnya.

Ia mengaku heran dengan gelagat dua orang tersebut. Sebab, saat melintasi di lokasi tiba-tiba kendaraan yang dikendarai diduga orang tua bayi itu berhenti dan menaruh sesuatu di pinggir jalan raya.

Sesaat di lokasi penemuan, ada bayi tanpa memakai sehelai baju dengan posisi telungkup di semak-semak rumput di pinggir jalan. Ketika itu, ia masih belum mengevakuasi karena harus memberitahukan istri di rumahnya.

“Saya akhirnya memberitahu ke istri bahwa menemukan bayi, sesaat itu ngajak untuk mengambilnya. Sesampainya di rumah langsung dimandikan dan baru dibawa ke Polsek Sokobanah untuk melaporkan dan dibawa ke Puskesmas Telengir,” katanya.

Holik terpaksa membawa ke puskesmas untuk mendapatkan perawatan intensif karena saat ditemukan bayi mengalami luka gores di bagian leher sebelah kiri dan memar di wajah karena tersungkur.

Hingga kini bayi yang masih selamat dengan berat badan 3 kg 7 ons tersebut sengaja dirawat keluarga Holik. Bahkan, sang bayi sudah disiapkan nama yakni Ahmad Akbar.

Diketahui, bayi laki-laki itu ditemukan di pinggir Jalan Raya Lapangan Batu Tampe, Desa Sokobanah Daya, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang, pada Selasa (17/1/2017) malam pukul 22.22 WIB. Saat itu, Holik tengah melintasi di lokasi TKP berniat mencari warung makan.

Penulis: Ryan Hariyanto
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan