Minggu, Juni 26, 2022

Haji Idi Tinjau Proyek JLS, Optimis Rampung Akhir 2022

Must read

Redaksihttps://mediamadura.com
Media online yang menyajikan informasi seputar Madura. Bernaung dibawah PT Media Madura Group.

Sampang, (Media Madura) – Bupati Sampang H Slamet Junaidi meninjau langsung proses pembangunan Jalan Lingkar Selatan (JLS) di Jalan Raya Pangongsean, Kecamatan Torjun, Kabupaten Sampang, Kamis (27/1/2022) siang.

Dalam kunjungan, Slamet Junaidi mendapati progres pembangunan proyek JLS masih tahap mobilisasi dan pengurukan tanah. Bupati juga menargetkan akhir tahun 2022 proyek JLS telah rampung.

“Targetnya penghujung tahun bisa selesai, sehingga dampak dari jalan dan jembatan ini bisa terasa demi mendongkrak perekonomian masyarakat,” ucap Haji Idi sapaan akrab Slamet Junaidi di lokasi proyek JLS, Kamis.

Ia meninjau proses pembangunan JLS, ingin memastikan langsung bahwa proyek miliaran tersebut digarap dengan baik, lancar, dan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.

Slamet Junaidi mengatakan, akses jalur tersebut diperuntukkan bagi kendaraan berat dengan tujuan utama mengurangi beban jalan kendaraan truk yang masuk ke jantung kota.

Untuk itu, tahap awal proses pembangunan dirinya mengingatkan penyedia jasa harus berkompeten dalam membelanjakan uang negara melalui pembangunan infrastruktur.

“Karena kualitas konstruksi akan selalu menjadi perhatian utama, saya ingin infrastruktur yang kuat karena jalur ini nantinya dilewati kendaraan truk bertonase berat,” kata Haji Idi sembari menaiki mobil Offroad menyisir pembangunan JLS.

Proyek JLS dibangun sepanjang 7,4 kilometer membentang ke arah barat laut. Sedangkan lebar jalan 12 meter dan akan dibangun jembatan serta jembatan layang dengan ketinggian maksimal 10 meter.

Adapun pembangunan JLS akan melintasi tiga desa dan satu kelurahan, yaitu Desa Aeng Sareh, Kampung Kesenih Kelurahan Karang Dalam Kota Sampang, Desa Patarongan, Kampung Kaseran Desa Pangongsean Kecamatan Torjun.

“Seperti planning kita sejak awal bahwa jalan di depan itu (sisi Desa Patarongan-red) ada jalan menanjak yang langsung tembus ke jalur poros nasional,” ungkap mantan anggota DPR RI itu.

Untuk kebutuhan anggaran pembangunan JLS sebesar Rp 204,5 miliar yang bersumber dari dana pinjaman modal pemerintah pusat melalui PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI). Dana tersebut dicairkan secara multi years contract (MYC).

“Saat ini nilai kontrak pembangunan proyek JLS sebesar Rp 199,7 miliar,” tutupnya. (Ryan/Zainol)

- Advertisement -

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -

Latest article