Laporkan! Jika Ada Pupuk Bersubsidi Dijual Sistem Paket ke Petani

Pupuk Bersubsidi (Dok/MM)
Advertisement

Pamekasan, (Media Madura) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan, Jawa Timur melarang kios pupuk menjual pupuk bersubsidi sistem paket.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Pamekasan, Ismail A Rahim menegaskan, distributor dan kios pupuk jangan memanfaatkan petani di tengah langkanya pupuk saat musim tanam tahun ini dengan menjual pupuk sistem paket.

“Distributor atau kios jangan menjual pupuk bersubsidi sistem paket, misal urea dengan organik atau pupuk lainnya, karena itu pelanggaran,” katanya, Rabu (1/12(2021).

Menurut wakil rakyat dari Partai Gerindra itu, kebutuhan setiap petani tidak sama. Artinya kalau pupuk bersubsidi dijual dengan sistem paket petani ada yang tidak membutuhkan pupuk organik karena di rumahnya sudah tersedia pupuk kandang.

“Organik di rumah petani sudah cukup, sehingga tidak usah dipaksakan kios menjual sistem paket ke petani, kalau masih ada harap segera laporkan,” tambah Ismail.

Ia meminta, pihak yang berwenang untuk mengawasi proses jual beli pupuk bersubsidi didistributor hingga kios.

“Tolong diawasi termasuk harga agar tidak di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) sehingga petani tidak dirugikan,” tutupnya.

Sementara Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Ajib Abdullah memastikan pupuk di masyarakat cukup pada musim tanam tahun ini, persoalan indikasi yang merugikan petani itu urusan penegak hukum.

“Tidak ada aturan pupuk bersubsidi dijual dengan sistem paket, jadi kalau ada yang seperti itu laporkan saja, itu murni urusan distributor dan kios,” tutupnya. (Ahmad Rifqi/Zainol).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here