26.9 C
Madura
Selasa, Juli 16, 2024

Pengunjung Padati Wisata Baru di Pamekasan, Masuk Tanpa Karcis

Must read

- Advertisement -
Redaksi
Redaksihttps://mediamadura.com
Media online yang menyajikan informasi seputar Madura. Bernaung dibawah PT Media Madura Group.


Pamekasan, (Media Madura) – Pantai baru di Desa Padelegan, Kecamatan Pademawu, Pamekasan, Madura, Jawa Timur, mulai dipadati pengunjung, Minggu (3/10/2021).


Uniknya, setiap wisatawan yang datang tidak dipungut uang karcis alias gratis. Ragam destinasinya tidak hanya mengandalkan wisata pantainya saja. 


Pengelola Pantai Pedelegan, Misbahul mengaku bersyukur kepadatan pengunjung meningkat karena libur akhir pekan.
Bahkan, saking padatnya, pihak pengelola mampu maraup keuntungan cukup besar, meski wisata gagasan pemuda PR GP Ansor Desa Padelegan ini terbilang baru di Pamekasan.


Menurut Bahol sapaan akrabnya, keuntungan yang didapat tersebut bukan dari penjualan karcis, melainkan hasil parkir kendaraan.
“Uang itu dari hasil penitipan sepeda motor dan mobil (parkir.red), karena tidak ada uang karcis untuk masuk ke wisata ini,” katanya kepada mediamadura.com, Minggu (3/10/2021).


Bahol merinci, untuk hari-hari biasa pendapatan yang disumbangkan wisata ini tidak besar, berkisar Rp 300 ribu sampai Rp 500 ribu.
Sementara, jika libur akhir pekan seperti saat ini banyak warga yang memilih berlibur ke tempat wisata ini, sehingga keuntungan yang didapat pun cukup besar hingga mencapai Rp 2 juta. 


“Kami tidak pernah menghitung pengunjung yang datang. Namun, tiap hari Minggu, dalam dua bulan terakhir ini, kami mendapat pemasukan sekitar Rp 2 juta per minggunya,” ujarnya.

Selain menyajikan pamandangan hamparan pasir putihnya, wisata ini juga menyiapkan pembibitan pohon Mangrove.


“Jadi, pengunjung dapat belajar bagaimana cara membudidayakan tanaman Mangrove,” ungkapnya.  “Di pantai ini sering ditempati even-even penting, baru-baru ini ada peringatan Hari Sampah Sedunia, yang bekerjasama dengan Kelompok Peduli Mangrove Madura (KPMM),” imbuh Bahol.


Bahol menambahkan, pengelolaan objek wisata ini akan terus dikembangkan.  Bahkan, tahun depan sudah masuk BUMdes.


“Namun, kami berharap Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Pamekasan mendukung adanya wisata desa ini, karena kami pada tahap mengembangkan wisata baru ini, agar pengunjung lebih benyak lagi dan masyarakat sekitar dapat terangkat ekonominya,” tutupnya.


Reporter: Pupunk /Editor: Zainol

- Advertisement -
spot_imgspot_img

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Latest article