Pamekasan, (Media Madura) – Setelah seminggu lalu Sekolah Tangguh dan Pesantren Tangguh dilaunching Bupati Pamekasan, hari ini Bupati Baddrut Tamam melaunching Pedagang Kaki Lima Tangguh Bencana (GANGTANA). Kegiatan ini bertempat di Eks. Rumah Sakit Lama, Jalan Kesehatan, Kecamata Kota, Kabupaten Pamekasan, Senin (4/10/2021).
Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam, Hadir ke acara didampingi Camat Pamekasan, Kepala Kepolisian Resor Pamekasan, Kepala Satuan Polisi Pamung Praja, Kepala Dinas Sosial dan, BNPB.Â
Dalam sambutannya, Baddrut Taman, akan mengupayakan agar PKL segera kembali normal berdagang, tentunya dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.Â
“Kami berharap PKL segara berdagang, tentu dengan protokol kesehatan yang ketat. Yang sudah terdata akan kami fasilitasi. Yang terpenting adalah semoga kita semua sehat,” ungkap Baddrut Tamam, Senin (4/10/2021).
Bupati mengakui banyak data tambahan baru yang masuk kepada pemerintah. Jadi, data yang baru ini akan dirumuskan dalam pemikiran program penataan PKL selanjutnya.Â
Launching GANGTANA ini berakhir pada pukul 09.30 WIB. Ditutup dengan pembagian sembako dan alat-alat pembantu pencegahan penyebaran Covid-19 oleh bupati dan pejabat pemerintahan lainnya.
Selain melaunching GANGTANA, para PKL juga menerima vaksin, baik vaksin dosis pertama bagi PKL yang belum sama sekali divaksin, dan vaksin dosis kedua bagi PKL yang sudah melakukan vaksin dosis pertama.Â
Menurut Panitia Gantana, ada 150 orang PKL yang akan mengikuti vaksinasi hari ini. Para PKL yang sudah menerima undangan dari panitia sudah melakukan registrasi sejak pukul 08.00 WIB.Â
“Selain para warga penerima undangan ada juga warga yang sengaja datang untuk mengikuti kegiatan vaksinasi ini,” ujar Nunung petugas dari TNI yang menjaga pos registrasi.
Selanjutnya, Bupati Pamekasan juga akan melaunching Komunitas Tangguh yang bertempat di Kantor Pojur, Panglegur, Pamekasan.
Reporter: Pupunk /Editor: Zainol


