Jumat, Desember 2, 2022

Belajar Tatap Muka di Sampang Gagal Akibat PPKM Darurat

Must read

- Advertisement -

Sampang, (Media Madura) – Pemerintah Kabupaten Sampang kembali menunda pembelajaran tatap muka yang rencananya dilaksanakan 12 Juli 2021 atau tahun ajaran baru 2021/2022.

Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang Nur Alam menyampaikan, penundaan ini dalam upaya pelaksanaan aturan pemerintah pusat terkait kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa-Bali.

“Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka di Sampang ditunda dan lembaga sekolah diwajibkan pembelajaran jarak jauh (PJJ),” ucap Nur Alam, Kamis (8/7/2021) siang.

Nur Alam menuturkan, pembelajaran tatap muka ditunda sekaligus tindak lanjut dari surat Gubernur Jawa Timur Nomor 420/14430/101.1/2021 tentang pembelajaran pada masa darurat di Jawa Timur.

Serta, Surat Keputusan Bupati Sampang Nomor 188.45/275/KEP/434.013/2021 tentang PPKM Darurat COVID-19 di Kabupaten Sampang.

Kemudian, Surat Edaran Disdik Sampang Nomor 420/1617/434.201/2021 tentang pembelajaran pada PPKM Darurat.

Kata Nur Alam, keputusan penundaan belajar tatap muka berlaku sejak tanggal 3 – 20 Juli. Penundaan ini berlaku bagi lembaga sekolah tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), SD, dan SMP.

“Jadi semua lembaga sekolah wajib belajar dari rumah (BDR),” terang Nur Alam.

Nur Alam menerangkan, metode pembelajaran jarak jauh juga berlaku bagi setiap guru atau tenaga pengajar. Guru diperkenankan datang ke sekolah hanya 25 persen. Jadwal itu ditentukan oleh masing-masing kepala sekolah.

“Edaran Gubernur juga mengatur tentang jadwal kehadiran guru,” ungkapnya.

Sampai kapan penundaan pembelajaran tatap muka di Sampang. Nur Alam menyampaikan, masih menunggu edaran lanjutan dari Pemprov Jatim maupun Pemerintah Pusat.

Diakui Nur Alam, pembelajaran tatap muka tidak efektif untuk meningkatkan mutu pendidikan. Namun hal ini diterapkan demi kepentingan bersama dalam menjaga keselamatan ditengah pandemi COVID-19.

“Kedepan nanti kalau ada edaran baru memperbolehkan tatap muka kita masih menyisir dulu karena zona merah tetap tidak boleh untuk PTM,” tandasnya.

Reporter : Ryan
Editor : Zainol

- Advertisement -
spot_imgspot_img

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Latest article