Dua hari Tambahan Positif COVID-19 Pamekasan sebanyak 32 Orang

Advertisement

Pamekasan, (Media Madura) – Dalam dua hari, terhitung sejak 25-26 Juni 2021, jumlah positif COVID-19 di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, mencapai 32 orang.

Pada Jumat (25/06/2021) kemari, terhitung angka COVID-19 sebanyak 13 orang yakni 1. AS 20th Pademawu, 2. PF 34th Pademawu, 3. S 56th Pamekasan , 4. A 62th Pamekasan, 5. MAF 42th Pamekasan, 6. SB 53th Pamekasan, 7. S 62th Pamekasan, 8. DB 54th Pamekasan, 9. M 81th Pamekasan, 10. NA 52th Galis, 11. SH 34th Galis, 12. GLI 17th pamekasan, 13. TH 24th Proppo. Sementara sembuh sebanyak 3 orang yakni 1. A 30th Pademawu, 2. AF 44th Pamekasan dan 3. NA 52th Galis. Satu orang dinyatakan meninggal yakni DB 54th Pamekasan.

Hal itu berdasarkan rilis Satgas COVID-19 Pamekasan, bidang informasi Arif Rachmansyah. Dan yang terbaru sebanyak 19 orang kembali dinyatakan positif pada hari ini. Sabtu (26/06/2021).

Nama-nama yang dinyatakan positif yakni, 1. B 59th Pademawu , 2. FS 33th Pademawu, 3. FNEP 33th Pademawu, 4. PGS 34th Pademawu, 5. NR 37th Pademawu, 6. AB… Pademawu, 7. NDA 23th Pademawu, 8. WPP 24th Pademawu, 9. ERB 36th Pademawu, 10. WH 11bln Proppo, 11. NU 61th Tlanakan, 12. NW 40th Pademawu, 13. S 44th Larangan, 14. AA 31th Pademawu, 15. EY 37th Galis, 16. UH 38th Galis, 17. NW 26th Galis, 18. S 37t Waru, 19. HV 38th Pamekasan.

“Hari ini ada tambahan sebanyak 19 orang,” katanya pria yang juga menjabat sebagai Kepala Bidang (Kabid) Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) pada Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Pemkab Pamekasan ini.

Kini total positif COVID-19 Pamekasan sebanyak 1.270 orang dengan rincian, isolasi sebanyak 72 orang, sembuh 1098 orang dan meninggal 100 orang.

Terpisah, Satgas COVID-19 saat ini juga menggelar vaksinasi massal dan digelar secara serentak. Sementara di tingkat Kabupaten vaksinasi digelar di Mandhapa Aghung Ronggosukowati, Sabtu (26/6/2021).

Vaksinasi ini ditinjau langsung oleh jajaran forum komunikasi pimpinan daerah (forkopimda) Kabupaten Pamekasan,

Pantauan di lokasi, vaksinasi covid-19 yang dilaksanakan serentak seluruh Indonesia tersebut dipimpin Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam, didampingi Kapolres, AKBP Apip Ginanjar, Dandim 0826 Pamekasan, Letkol Inf. Tedjo Baskoro, Ketua Pengadilan Negeri, dan Wakil Ketua DPRD Pamekasan.

Bupati Pamekasan bersama forkopimda tampak kompak memantau pelaksanaan vaksinasi.

“Perintah dari pemerintah pusat bahwa hari ini ada gerakan satu juta vaksin serentak nasional. Hari ini di 13 kecamatan di Pamekasan ada 3.300 orang (yang divaksin, red), khusus Kecamatan Pamekasan vaksinasinya di pendopo, ada 330 orang,” terang Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam kepada awak media.

Menurutnya, vaksinasi kali ini menyasar warga yang usianya mulai 18 sampai 59 tahun dengan target masyarakat umum. Sebab, beberapa klaster vaksinasi telah selesai dilakukan. Seperti klaster pemerintahan, klaster guru, tokoh, media, dan beberapa klaster lainnya yang saat ini mencapai 70 persen dari seluruh jumlah penduduk di Pamekasan.

Mantan anggota DPRD Jawa Timur dua periode ini berharap, masyarakat memiliki kesadaran kolektif dalam mengikuti program vaksinasi gratis oleh pemerintah demi menjaga kekebalan tubuh dan kesehatan bersama.

“Vaksin ini penting bagi kesehatan, vaksin ini aman dan halal. Alhamdulillah di Pamekasan, kerja sama dengan Bapak Kapolres, Komandan Kodim sudah ada vaksinasi drive thru untuk swab dan vaksinasi. Cara inovasi ini akan terus kita lakukan untuk mempermudah masyarakat,” ujar bupati murah senyum tersebut.

Bupati dengan sederet prestasi ini berjanji akan senantiasa memberikan kepastian pelayanan kesehatan kepada masyarakat guna memutus penyebaran covid-19.

“Kami juga berharap kepada masyarakat dan kita semua untuk senantiasa mematuhi protokol kesehatan. Memakai masker, menjaga jarak, cuci tangan dengan sabun dan lain-lain,” harapnya.

Sementara itu, Kapolres Pamekasan, AKBP Apip Ginanjar mengatakan, vaksinasi covid-19 serentak tersebut merupakan serangkaian kegiatan dalam rangka memperingati hari lahir bhayangkara yang ke-75 dengan jenis vaksin yang digunakan berupa vaksin sinovac.

“Kami akan terus lakukan vaksinasi kepada masyarakat,” tutup dia.(Arf/Ist)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here