Sulit Ditagih, Tunggakan Bank BUMD Sampang Tersisa Rp 5 Miliar

Kantor BAS Sampang.
Advertisement

Sampang, (Media Madura) – Kepala Bagian Pemasaran PT Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Bakti Artha Sejahtera (BAS) Kabupaten Sampang Syaiful Arifin menyatakan, tunggakan kredit nasabah bank terhitung secara akumulatif mencapai Rp 21 miliar.

“Tapi saat ini sudah tersisa Rp 5 miliar, tunggakan kredit macet nasabah BAS milik BUMD Sampang Rp 21 miliar itu secara akumulatif sejak tahun 2020,” ucap Syaiful Arifin, Senin (12/4/2021).

Kata Syaiful, tunggakan tersisa Rp 5 miliar ini setelah adanya upaya penagihan dengan ekstra. Untuk itu, pihaknya kini memproses rekapitulasi untuk disetor ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Menurut dia, tidak mudah melakukan penagihan  kepada para nasabah bank BUMD yang terletak di Jalan KH Wahid Hasyim Sampang, sehingga perlu strategi khusus.

“Iya alhamdulillah, hasil penagihan upaya ekstra membuahkan hasil yang baik dari tunggakan Rp 21 miliar sekarang turun menjadi Rp 5 miliar,” ujar dia.

Disisi lain, juga perlu pendekatan secara persuasif dan menjalin komunikasi yang baik sehingga hasilnya bisa maksimal.

“Proses penagihannya secara pelan-pelan, nasabah tidak bisa langsung digerujuk dan perlu pendekatan,” pungkasnya.

Reporter : Ryan
Editor : Arf

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.