Pembunuh Fotografer Manten di Bangkalan Ditangkap

Kasat Reserse Kriminal Polres Bangkalan AKP Agus Sobarnapraja menunjukkan barang bukti sajam yang digunakan pelaku, Selasa (5/1/2021) siang. (Ryan/MM).
Advertisement

Bangkalan, (Media Madura) – Pelaku pembunuhan terhadap Hayatudin, seorang fotografer pernikahan di Desa Dabung, Kecamatan Geger, Kabupaten Bangkalan, ditangkap polisi.

Pelaku bernama Naridi (32), ditangkap Satuan Reserse Kriminal Polres Bangkalan di akses Suramadu pada pukul 23.00 WIB, Senin (4/1/2021) malam.

“Hasil penyelidikan itu mendapati tersangka ada di seputaran akses Suramadu dan kami berhasil menangkapnya sebelum tersangka berencana melarikan diri ke arah Surabaya,” ucap Kasat Reskrim Polres Bangkalan AKP Agus Sobarnapraja, Selasa (5/1/2021) siang.

Peristiwa pembunuhan itu terjadi pada Senin kemarin. Korban meregang nyawa setelah dibacok di bagian paha kiri oleh pelaku.

Naridi, pelaku pembunuhan terhadap Hayatudin saat diperiksa penyidik Polres Bangkalan, Selasa (5/1/2021). (Ryan/MM).

Agus mengatakan, hasil pemeriksaan pelaku dihadapan penyidik bahwa kasus pembunuhan didasari sakit hati alias cemburu. Karena korban mengganggu mantan istri pelaku.

Meski pelaku sudah pisah ranjang selama 1 tahun, Naridi masih memendam perasaan.

“Yang bersangkutan merasa sakit hati dan cemburu karena ada interaksi antara korban dengan mantan istrinya, pelaku memang 1 tahun pisah ranjang, serta pelaku juga pernah memergoki kalau mantan istrinya diantar pulang oleh korban,” terang Agus.

Profesi korban sebagai fotografer pernikahan. Sedangkan mantan istri pelaku yakni Laily diketahui sebagai perias manten.

Polisi juga membeberkan motif lain dibalik pembunuhan itu, yakni persoalan persaingan bisnis usaha sewa dekorasi pernikahan.

“Ada kaitan lain yaitu pelaku dengan mantan istrinya terkait usaha sewa dekorasi dan jasa rias mantan, karena juga melibatkan korban sebagai fotografer,” kata Agus.

Dari kejadian tersebut polisi menyita satu buah senjata tajam jenis parang yang digunakan pelaku saat membunuh korban. Pelaku dijerat Pasal 340 subsider Pasal 338 KUHP dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara.

Reporter : Ryan
Editor : Zainol

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here