Pelanggar Prokes Covid-19 di Pamekasan Capai 749 Orang, Satpol PP Klaim Menurun

Seorang warga melintas di depan kantor Satpol PP Pamekasan yang terletak di Jalan Pamong Praja, Kamis (26/11/2020).

Pamekasan, (Media Madura) – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur mengklaim pelanggar protokol kesehatan (prokes) Covid-19 di daerahnya mengalami penurunan.

Kepala Bidang Penegakan Perundang Undangan Satpol PP Pamekasan, Mohammad Yusuf Wibiseno menjelaskan, pelanggar prokes periode 14 September sampai 16 November 2020 mencapai 749 pelanggar. Rinciannya, sebanyak 375 diberikan sanksi sosial dan 374 disanksi administratif.

“Tetapi, apabila dibandingkan dengan sebelumnya jumlah ini menurun. Kadang, ketika ada pengendara yang diberhentikan karena tidak memakai masker, nyatanya mereka membawa tetapi tidak dipakai atau kadang dipasang tapi tidak sesuai tempatnya,” kata Yusuf, Kamis (26/11/2020).

Menurutnya, kesadaran masyarakat terhadap protokol kesehatan mulai tinggi lantaran gencarnya sosialisasi yang dilakukan petugas. Termasuk pula kesadaran pribadi yang tumbuh secara natural, sebab Covid-19 menjadi wabah yang menakutkan di dunia.

“Masyarakat sudah sadar tentang pentingnya kesehatan, sekali lagi kesadaran masyarakat sudah tinggi. Kalau dipersentasekan mungkin sudah lebih 90 persen. Masyarakat cenderung mulai disiplin,” tandasnya.

Penanggulangan wabah ini telah dilakukan secara serentak dari pemerintah pusat hingga pemerintah desa yang tujuannya memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Kami harapkan masyarakat tetap patuhi prokes, mulai jaga jarak, hindari kerumunan, cuci tangan dengan sabun dan memakai masker,” pungkasnya.

Reporter: Atik
Editor: Arif

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.