Rawan Dimanipulasi, Telinga Sapi Bantuan di Sampang Bakal Diberi Tanda

Sapi Madura siap dibawa ke Jakarta (Dok/MM)

F-ilustrasi
Sampang, (Media Madura) – Plt Kepala Dinas Pertanian (Disperta) Kabupaten Sampang, Suyono mengungkapkan, ada empat kelompok tani (Poktan) akan menerima bantuan 10 ekor sapi jenis Madura dan Madrasin (Limosin).

“Bantuan sapi itu diberikan kepada Poktan sepenuhnya merupakan tanggung jawab masing-masing penerima,” ujar Suyono, Rabu (11/11/2020).

Dia menuturkan, bantuan dana hibah itu bersumber dari Jaring Masyarakat (Jasmas) Tahun Anggaran (TA) 2019. Penyebab tidak terealisasinya pada tahun itu karena tidak sesuai spek sehingga akan dilaksanakan pada tahun 2020.

Empat Poktan tersebut diantaranya, di Kecamatan Camplong Poktan Karang Makmur Desa Batu Karang, dan di Kecamatan Robatal Poktan Sumber Harapan, Poktan Alam Raya, Poktan Sentosa.

Suyono mengatakan, penerima dana hibah sapi wajib mengelola sebaik mungkin agar bantuan tersebut bermanfaat secara optimal.

Menurut dia, dalam penyerahan nantinya pihak dinas akan memberikan arahan dan pendampingan secara langsung.

Selain itu, lanjut dia, sebelum diberikan kepada para penerima bantuan 10 sapi tersebut akan diberikan tanda khusus berupa tanda lubang pada telinga sapi. Hal itu bertujuan agar sapi bantuan mudah dikenali jika sapi itulah merupakan bantuan milik pemerintah sekaligus untuk mengantisipasi manipulasi bantuan.

“Tentunya agar mudah dikenali oleh pemilik begitupun oleh kami jika sewaktu-waktu melakukan pemantauan,” kata Suyono.

Maka dari itu, Suyono menegaskan jika sapi bantuan jangan sampai hilang, jika meninggal harus divisum sebagai laporan.

Jika penerima sampai menjual sapi, hal itu dinilai sebuah pelanggaran dan akan berujung pelaporan hukum.

“Nantinya kami akan memantau keberadaan sapi setiap bulannya terlebih ingin mengetahui perkembangannya,” pungkasnya.

Reporter : Ryan
Editor : Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.